Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IV DPRD Kota Bogor, Sri Kusnaeni, menghadiri acara wisuda kelas 6 yang diselenggarakan SDIT At-Taufiq, baru-baru ini.
Mewakili Ketua DPRD Kota Bogor, Sri menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor melalui DInas Pendidikan dengan sekolah-sekolah yang ada di Kota Bogor merupakan hal yang penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bogor.
Sebab, menurut Sri, untuk memajukan Kota Bogor, maka perlu didasari dengan masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan yang baik. Angka lama sekolah menjadi patokan bagi Pemerintah Kota Bogor untuk mengambil kebijakan di sektor pendidikan.
Baca juga: DPRD Kota Bogor: Ada Titik Temu Soal Relokasi Pedagang Plaza Bogor
“Karena masyarakat yang baik dan maju ketika sektor pendidikan dijadikan landasan pembangunan. Namun memang pemerintah tidak dapat bergerak sendiri sehingga butuh kolaborasi dari lembaga pendidikan yang ada,” ujar Sri dalam keteranganya, Selasa (13/6).
Jaga Porsi Anggaran di Atas 20%
Lebih lanjut, Sri juga menyampaikan DPRD Kota Bogor akan terus mendukung dan menjaga ekosistem dunia pendidikan di Kota Bogor dengan menjaga porsi anggaran APBD di atas 20%.
Dalam anggaran tersebut sudah terbagi menjadi pos-pos untuk penggunaan dana BOS, perbaikan sarana prasarana dan lainnya.
Baca juga: Perbaikan Sarana Sekolah Diharap Tingkatkan Pendidikan di Kota Bogor
“Alhamdulillah selama ini kami di DPRD Kota Bogor terus mendoron agar anggaran pendidikan di Kota Bogor bisa diatas ambang 20 persen dari total APBD Kota Bogor," jelas Sri.
"Itu semua kami lakukan selain bagian dari amanat undang-undang namun juga bagian dari keseriusan kami untuk membangun pendidikan yang lebih baik di Kota Bogor,” terangnya.
Terakhir, Sri pun mengakui bahwa dengan anggaran yang sudah disiapkan masih banyak kekurangan yang perlu ditambal.
Baca juga: Peringati HUT Ke-541 Bogor, DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna
Salah satunya adalah menjaga kondisi bangunan sekolah agar tetap aman serta menambah jumlah sekolah-sekolah baru di Kota Bogor. Sehingga, ia pun kembali mengajak kepada lembaga pendidikan di Kota Bogor untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor.
“Memang saat ini masih banyak PR (pekerjaan rumah) dan tugas untuk memajukan pendidikan Kota Bogor ke arah yang lebih baik," katanya.
"Maka kita berharap Pemerintah Kota Bogor akan terus mendukung para lembaga pendidikan yang ada di Kota Bogor baik dari sektor peningkatan mutu pendidik maupun menjaga ekosistem pendidikan yang baik,” pungkas Sri. (RO/S-4)
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
INDONESIA kembali kehilangan salah satu sosok teladan moral bangsa. Meriyati Roeslani Hoegeng, yang akrab disapa Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso, istri dari mendiang Kapolri Jendral Hoengeng
Ia menyebut fenomena fear of missing out (FOMO) mendorong investor ramai-ramai masuk ke saham yang likuiditas dan fundamentalnya terbatas.
Berdasarkan data administrasi, terdapat 238 gerai ritel (128 Alfamart dan 110 Indomaret) di Kota Bogor.
TEMBOK penahan tanah (TPT) di Kampung Jerokuta, RW 16, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, roboh akibat hujan deras, Kamis (29/1).
Simak prakiraan cuaca Jabodetabek malam ini, Rabu 28 Januari 2026. BMKG peringatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di Jakarta Selatan hingga Bogor.
BEBERAPA pekan setelah pembagian rapor, suasana sekolah biasanya dipenuhi senyum lega.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Pemkot Tangerang Selatan merampungkan pembangunan ulang SDN Babakan 01 Setu. Sekolah kini memiliki 24 ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan lapangan baru tanpa sistem masuk siang.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
PERUBAHAN sosial dan teknologi yang melaju cepat telah mengubah wajah pendidikan.
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved