Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN Sobat Erick DKI Jakarta kembali merapatkan barisan dalam menyebarkan dukungan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi pemimpin di 2024 mendatang dengan menggelar serangkaian kegiatan. Warga dan komunitas yang mengikuti acara Sobat Erick juga menyerukan dukungan kepada Erick Thohir, Minggu (9/10).
Relawan Sobat Erick mengelar kerja bakti bersama warga di Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan. Kerja bakti bersama warga ditujukan sebagai langkah antisipasi banjir mengingat musim hujan telah datang dan banyak titik di Jakarta sudah mengalami banjir.
Ketua DPC Sobat Erick Jakarta Selatan Nelwan Isa mengatakan, selain untuk mengantisipasi banjir, kerja bakti juga untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti, yang membawa penyakit DBD.
Baca juga: Erick Thohir Didukung Warga Cilacap Hingga Banyumas untuk Jadi Presiden 2024
"Sobat Erick ingin menanamkan kepada warga, di musim hujan ini, untuk selalu membersihkan lingkungan untuk menghindari potensi demam berdarah. Alhamdulilah, kedatangan kami juga disambut hangat oleh warga di sini," kata Nelwan.
Selain melakukan kerja bakti bersama warga, Relawan Sobat Erick juga membagikan bantuan berupa puluhan paket sembako dan kaos Sobat Erick kepada warga yang mengikuti acara tersebut.
Masyarakat pun menyerukan dukungan kepada Erick Thohir dan mendorong agar dapat tercapai menjadi Presiden saat Pilpres 2024 mendatang. Ibu Khodijah, warga Kebagusan, menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas bantuan yang diberikan dari Relawan Sobat Erick.
Ibu Khodijah juga mengakui bahwa kegiatan ini hal yang sangat positif dan menjaga kesehatan dari penyakit karena lingkungan menjadi bersih.
Lalu, melanjutkan kegiatan, Relawan Sobat Erick bergeser ke Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan untuk melakuan senam sehat bersama warga dan Komunitas Senam Mawar Merah di daerah tersebut.
Selain melakukan senam sehat, Sobat Erick juga memberikan cenderamata berupa kaos Sobat Erick. Warga dan komunitas tersebut juga mendeklarasikan dukungan kepada Erick Thohir untuk menjadi Presiden di 2024 mendatang.
“Kami mendukung penuh Pak Erick Thohir untuk menjadi Presiden di 2024!” kata seluruh peserta serentak.
Ketua DPC Sobat Erick Jakarta Selatan Nelwan Isa juga mengatakan Sobat Erick Jakarta Selatan siap memenangkan Erick Thohir untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia mendatang. (RO/OL-1)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved