Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu indikasi keberhasilan dari program deradikalisasi adalah ketika narapidana maupun eks narapidana terorisme mengakui dan berikrar setia kepada NKRI. Hal itu diungkapkan intelijen dan terorisme dari Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta
Menurutnya pendampingan yang dilakukan oleh BNPT seharusnya tidak hanya ketika masih berstatus napiter dan sudah melakukan sumpah setia, tetapi juga perlu didampingi ketika sudah selesai menjalani masa hukuman dan kembali ke masyarakat.
“Ketika menjadi teroris mereka melakukan perlawanan terhadap pemerintah dan menentang sistem NKRI. Dengan program deradikalisasi, mereka akhirnya kembali ke pangkuan NKRI, ini adalah suatu capaian positif," ujar Stanislaus ketika dihubungi (16/8).
“Fase yang sangat penting adalah ketika eks napiter kembali hidup di masyarakat, BNPT perlu terus melakukan pendampingan agar para eks napiter ini bisa hidup berbaur dengan masyarakat, meninggalkan pemikiran radikal dan hidup dengan menjunjung pluralisme dan toleransi," lanjut dia.
Sebelumnya diberitakan bahwa Kepala BNPT, Boy Rafli Amar menghadiri ikrar 40 orang napiter di lapas narkotika kelas IIA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor (15/8). Napiter yang mengikarkan janji setia NKRI tersebut merupakan binaan Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur.
"Bertepatan dengan HUT ke-77 RI ini menjadi hadiah yang luar biasa untuk masyarakat, bangsa dan negara, jangan ragu-ragu menjalankan dan mengamalkan itu" kata Boy Rafli.
Dia juga mengajak napiter untuk mengamalkan ikrar yang sudah diucapkan dan nantinya menjadi mitra BNPT dalam mencerahkan keluarga dan kelompok mereka, serta menghambat proses penyebaran paham intoleransi, radikalisme dan terorisme.
"Kami mohon rekan-rekan menjadi mitra BNPT untuk melakukan kontra narasi dalam mengedukasi masyarakat luas," tuturnya. (RO/A-1)
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Menurut Edi Hartono, media sosial dan game online telah terbukti menjadi salah satu sarana yang digunakan pelaku terorisme untuk melakukan perekrutan.
Program ini memberikan edukasi mendalam mengenai upaya mitigasi penyebaran paham radikal terorisme di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved