Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diimbau memeriksa kelengkapan dokumen kesehatan sebelum membeli hewan kurban untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat serta terbebas dari penyakit kuku dan mulut (PMK).
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Kamis (7/7), mengatakan upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah PMK terus dilakukan. Puluhan petugas diterjunkan untuk mengawasi peredaran hewan ternak dan siap kurban di setiap kecamatan. Selain itu, lalu lintas distribusi hewan pun diawasi ketat.
Baca juga: Capaian Vaksinasi Booster Sudah 50 Persen, Anies: Perlu Tingkatkan Lagi
Dani mengatakan warga tidak perlu khawatir membeli hewan kurban meskipun terdapat beberapa hewan yang terpapar PMK di Kabupaten Bekasi sebab pihaknya telah melakukan pemeriksaan pada sapi, kambing, kerbau, dan domba yang masuk dari luar daerah untuk dijual di Kabupaten Bekasi.
"Dipastikan hewan-hewan tersebut sehat. Saya periksa di sini ternyata sudah ada pemeriksaan dan diberikan kalung juga. Masyarakat tidak usah khawatir karena hewan yang masuk sudah dalam pemeriksaan Dinas Pertanian," ucapnya.
Dani tetap mengimbau warga agar memeriksa terlebih dahulu dokumen kesehatan hewan sebelum membeli. Setiap hewan yang telah diperiksa dan dipastikan sehat, memiliki tanda berbentuk kalung.
Berdasarkan hasil peninjauan di berbagai lokasi penjualan dan peternakan, mayoritas hewan ternak telah mendapatkan kalung. "Maka untuk yang dijual ini dipastikan aman dan sapi atau kambingnya sehat, tidak ada masalah. Namun waspada tetap penting," katanya.
Menurut dia kewaspadaan ini penting untuk mencegah pedagang nakal dengan membuat dokumen palsu atau kalung sehat pada hewan ternak yang sebenarnya belum diperiksa.
"Cirinya adalah pakai kalung. Jika belum pakai kalung tanya ke penjual sudah ada belum kalungnya, kalau sudah ada berarti aman. Tapi pastikan keasliannya," ucapnya.
Pihaknya melakukan pengawasan di setiap kecamatan dan memberikan vaksinasi pada 700 hewan ternak di Kabupaten Bekasi. Jika terdapat hewan ternak dari luar Kabupaten Bekasi yang belum divaksinasi maka Pemkab Bekasi akan melakukan vaksinasi agar terhindar dari risiko penyebaran PMK.
"Tidak hanya pengawasan di kecamatan, kami juga sudah vaksinasi 700 hewan ternak di Kabupaten Bekasi. Sedangkan dari luar daerah yang akan dijual untuk kurban kami cegat di pintu-pintu masuk, kami periksa kartu vaksinnya, kalau belum ada maka akan kami vaksin di sini," kata dia. (Ant/OL-6)
KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap Tri Wibowo, 54, di Perumahan Bumi Sani, Kecamatan Tambun Selatan.
POLRES Metro Bekasi membongkar kasus penyiraman air keras yang menimpa seorang pria berinisial TW (54) di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama aparat berwenang saat ini tengah melakukan pendalaman guna memastikan faktor pemicu kejadian ledakan SPBE Indogas.
Pembunuhan ini dipicu oleh penolakan korban untuk terlibat dalam rencana pencurian barang milik majikan mereka.
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan AH yang jasadnya disimpan dalam freezer di Bekasi. Pelaku DS dan S nekat membunuh karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved