Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA menyambut positif diadakannya kembali Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta. Sita, 27, warga Kebagusan, Jakarta Selatan, mengungkapkan hal ini pertanda baik bahwa pandemi sudan terkendali.
Selain itu, kebijakan ini juga sudah bisa dilakukan karena jumlah vaksinasi di Jakarta juga cukup tinggi sehingga ia menilai kekebalan komunitas di Ibukota sudah baik.
HBKB juga dinilai menjadi salah satu sarana berekreasi dan berolahraga bagi warga.
"Jadi kita yang mau olahraga sekadar jalan pagi difasilitasi," ujarnya, Sabtu (21/5).
Namun, ia mengaku belum akan mengajak anak-anaknya ke lokasi HBKB. Ia lebih memilih taman terdekat dari lokasi kediamannya untuk berolahraga karena anak-anaknya masih balita yakni berusia 4 tahun dan 2 tahun. Ia masih khawatir terkena covid-19 karena kedua anaknya belum divaksin.
Baca juga : Bukan Hanya Thamrin-Sudirman, Ada 5 Lokasi Alternatif Untuk CFD
"Kalau untuk ngajak anak-anak ke sana aku sih belum berani, karena yang sudah-sudah kan biasanya ramai banget, anak-anak belum betah pakai masker lama. Meskipun kasus sudah turun, tetp khawatir karena anak-anak kan belum bisa divaksin," jelasnya.
Hal yang berbeda diungkapkan oleh Rizal, 29, warga Depok, Jawa Barat. Ia menyambut positif HBKB di Jakarta dan tidak sabar mengajak putra semata wayangnya yang berusia 4 tahun untuk pergi ke sana.
"Soalnya dulupun pas masih usia 2 tahun sudah sering saya ajak. Saya parkir mobil di Lebak Bulus dan lanjut naik MRT sampai Stasiun Sudirman. Dia sudah nagih terus kapan lagi naik MRT pagi-pagi," ujarnya.
Karyawan swasta itu tak khawatir terhadap paparan covid-19 yang masih mengintai. Ia sekeluarga sudah pernah terpapar covid-19 dan menganggap putranya sudah memiliki kekebalan tubuh.
"Insyaallah nggak khawatir. Tetap pakai masker sih nanti. Terus kita tetap prokes jaga jarak dengan orang lain dan cuci tangan atau hand sanitizer jangan sampai lupa," tuturnya. (OL-7)
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Meski terjadi kenaikan harga cabai merah kriting, namun Pramono berupaya agar harga bahan pokok tersebut bisa tetap terjaga.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera.
Kebijakan yang terlampau restriktif dapat mengganggu ekosistem bisnis yang melibatkan banyak pihak, termasuk sektor UMKM.
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved