Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI Jakarta bersikap hati-hati dalam menentukan langkah yang harus dilakukan guna mencegah penularan hepatitis akut misterius yang diinformasikan diduga menjadi penyebab kematian dari lima orang anak di Indonesia.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengatakan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah melakukan langkah antisipasi seperti penguatan deteksi dini. Namun, penyebab kematian lima orang anak tersebut masih harus diteliti lebih lanjut dengan hati-hati.
"Ya jadi itu sudah kami minta kepada Dinkes untuk lebih berhati-hati dan lebih memperhatikan apa sebenarnya yang terjadi kan masih dalam proses ya kita tunggu hasilnya apakah betul dugaan hepatitis akut atau ada penyebab lain dugaan terhadap kematian anak," kata Ariza di Balai Kota DKI, Senin (9/6) malam.
Di sisi lain, masyarakat tak perlu khawatir karena fasilitas kesehatan di Jakarta sudah mumpuni. Pelayanan kesehatan serta kemampuan tenaga medis di Ibukota pun sangat baik. Untuk itu, bila masyarakat menemukan gejala serupa hepatitis akan segera ditangani dengan baik.
"Termasuk juga dukungan terhadap pemerintah pusat, tentu kita berharap tidak ada masalah-masalah yang mendasar, yang terjadi yang menjadi penyebab kematian, seorang maupun bayi, yang disebabkan oleh hal-hal yang sesungguhnya tidak perlu terjadi, itu harapan kita bersama. Jadi sekali lagi kita berharap ini tidak terjadi lagi. Dinkes sedang mengecek kembali apa yang menjadi penyebabnya," tuturnya.
Sebelumnya, pemerintah mencatat ada lima kematian anak yang diduga disebabkan karena hepatitis akut misterius. Kemarin, kematian kelima menimpa seorang anak bayi di Sumatera Barat. Gejala yang dialami sebelum meninggal dunia yakni penyakit kuning, demam serta gangguan pencernaan. Namun, pemerintah pusat masih terus melakukan investigasi terkait penyebab pasti kematian lima anak tersebut. (OL-12)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved