Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MOBIL Suzuki Carry 1500 cc hangus terbakar di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 32, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (9/4).
Meski dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
"Untuk memadamkan api, petugas membutuhkan waktu satu jam lebih," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir.
Peristiwa itu terjadi, lanjut Munir, ketika mobil yang dikemudikan oleh Wartono, warga Jatiuwung Kota Tangerang, melaju dari arah Jakarta menuju Tangerang. Sesampai di KM 32, Balaraja, dari dalam kap mobil mengeluarkan asap.
Baca juga: Sebuah Mobil Terbakar di Tasikmalaya, Supir Berhasil Selamatkan Diri
Melihat kejadian itu, Wartono berusaha menepikan kendaraannya. Namun saat akan melakukan pengecekan, api di dalam kap mobil itu sudah menjadi dan semakin membesar. Terlebih kendaraan tersebut bermuatan beberapa jerigen yang berisi solar.
"Kejadiannya sekira pukul 9 pagi tadi," ucap Munir.
Petugas pemadam kebakaran di Pos Balaraja BPBD Kabupaten Tangerang yang mendapat laporan itu dari warga, langsung menerjunkan satu unit mobil Damkar dengan kekuatan lima personel.
"Alhamdulillah dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Petugas berhasil memadamkan api sekira satu jam lebih," tutur Munir sembari menambahkan kerugian materiil akibat kebakaran itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.(OL-5)
Emosi yang tidak stabil saat macet sering kali memicu pengemudi bertindak agresif, seperti bermanuver zigzag atau menyalip melalui bahu jalan.
Kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat cukup tinggi yakni sebanyak 40.904 kendaraan.
INDONESIA Investment Authority (INA) berkomitmen bukan hanya sebagai penyedia modal, melainkan juga sebagai agen perubahan tata kelola dan operasional di proyek-proyek strategis.
Pembukaan fungsional ruas tol Sibanceh Seksi 1 ini diharapkan menjadi jalur vital untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan tanggap darurat.
Ia menjelaskan, saat ini belum terdapat jalur alternatif arteri karena kawasan sekitar masih tergenang.
Pembangunan Tol Layang Cikunir-Karawaci senilai Rp37 triliun diharapkan membuka ribuan lapangan kerja dan meningkatkan konektivitas Jabodetabek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved