Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Depok Muhammad Idris menyebut pihaknya masih menutup seluruh taman publik di masa PPKM level 2. Sebabnya, ia tak mau kejadian beberapa waktu silam saat membludaknya warga di Alun-alun Kota Depok kembali terulang.
Ia memaparkan, saat PPKM di Depok masih berstatus level 3, alun-alun tersebut masih dibuka. Warga pun memadati ruang terbuka hijau itu saat akhir pekan dan tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Warga banyak yang melepas masker serta berkerumun memadati alun-alun.
"Saat itu jumlah warga yang mendatangi alun-alun itu total sampai 25 ribu orang. Lalu kami ambil kebijakan bubarkan dan kami tutup," ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (12/3).
Baca juga: Sejumlah Permukiman di Kota Depok Terendam Banjir
Terdapat 56 taman yang tersebar di seluruh wilayah Kota Depok. Ia menegaskan kedisplinan warga yang kurang terhadap protokol kesehatan menjadi penyebab utama taman-taman masih ditutup.
"Memang banyak yang protes ke saya baik ke Instagram, Facebook, bahkan ke WA saya sendiri," tuturnya.
Tuntutan tersebut semakin besar saat ini manakala Depok sudah berstatus PPKM level 2. Namun, ia menegaskan masih akan menutup taman hingga batas waktu yang belum ditentukan.(OL-5)
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved