Headline
Putusan MK dapat memicu deadlock constitutional.
DALAM rangka menyambut hari ulang tahun ke-20, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggelar pertandingan tenis meja dengan tajuk "Smash On Drugs Table Tennis Tournament 2022".
Sekretaris Utama BNN I Wayan Sukawinaya mengatakan turnamen tersebut diikuti 130 atlet tenis meja yang terdiri dari 12 atlet untuk kategori tunggal putra Kelas A Eksekutif, 14 atlet untuk kategori Tunggal Putra Kelas B Eksekutif, dan 104 atlet dari kalangan pegawai di lingkungan BNN RI.
Pertandingan dilaksanakan di ruang K.H Ahmad Dahlan setiap hari Selasa dan Jumat, mulai tanggal 25 Februari hingga 19 Maret 2022. Sedangkan untuk babak Grand Final akan dilaksanakan di Balai Rehabilitasi BNN RI Lido, Bogor.
Baca juga: BNN Sebut Peredaran Narkoba Meningkat di Kala Pandemi
Wayan mengatakan turnamen tenis meja kali ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT BNN RI ke-20 dan menjadi ajang silaturahmi serta meningkatkan kebugaran pegawai di lingkungan BNN RI di tengah situasi pandemi covid-19.
Di hari pertama turnamen, Kepala BNN RI Komjen Petrus Reinhard Golose didampingi para pejabat utama BNN RI hadir untuk menyaksikan laga pertandingan di babak penyisihan. Ia mengatakan pada babak penyisihan menampilkan sebanyak 26 atlet eksekutif yang merupakan pejabat utama di lingkungan BNN dan pertandingan dari 40 atlet tunggal putra dan 14 atlet tunggal putri yang akan bertanding di babak penyisihan menuju babak selanjutnya.
"Selamat bertanding, semoga sukses dan menjadi juara," kata Wayan.(OL-5)
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 bukan sekadar seremoni tahunan.
BNN tidak hanya akan fokus pada pendekatan dan penindakan, tetapi juga pada pencegahan dan pemberdayaan.
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan, Selasa (24/6) memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat lebih setengah kilogram, hasil penanganan tiga kasus kejahatan narkoba di wilayah tersebut.
Salah satu pengungkapan besar ialah membongkar jaringan Meidi yang menyelundupkan sabu dari Aceh ke Jambi dengan truk.
BNN dan TNI AL berhasil mencatatkan sejarah dalam penindakan narkoba terbesar yakni 2 ton sabu (metamfetamina) dari sebuah kapal motor di Perairan Karimun Anak.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved