Rabu 08 Desember 2021, 08:16 WIB

Pusat Batalkan PPKM Level 3 Nataru,Pemprov DKI Sesuaikan Kebijakan

Hilda Julaika | Megapolitan
Pusat Batalkan PPKM Level 3 Nataru,Pemprov DKI Sesuaikan Kebijakan

MI/Andri Widiyanto
Sejumlah masyarakat berolahraga di Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (19/8/2021).

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan melakukan penyesuaian kebijakan di Jakarta pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pasalnya, pemerintah pusat telah mengumumkan pembatalan penerapam PPKM Level 3 serentak di seluruh wilayah Indonesia saat Nataru nanti.

Pemprov DKI Jakarta pun bakal merevisi Keputusan Gubernur (Kepgub) terkait ini yang sudah diterbitkan. Tepatnya Kepgub Nomor 1430 Tahun 2021 terkait PPKM Level 3 COVID-19

"Nanti kita akan sesuaikan. Semua kebijakan akan menyesuaikan kebijakan yang ada. Kebijakan di bawah itu mengikuti kebijakan yang ada di atas," kata Ariza sapaan akrab Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patrianya di Balai Kota, Selasa malam (7/12).

Lebih lanjut dijelaskan, di seluruh Indonesia termasuk di Jakarta, saat ini kondisi covid-19 dalam keadaan baik. Pasalnya sudah lebih dari 11,2 juta warga di Jakarta tervaksin. Kemudian kasus covid-19 mengalami penurunan terus, BOR hanya sebesar 4%, ICU 5%, kematian 0-1 per hari.

Kemudian juga di Jakarta saat ini sudah memasuki PPKM level 1 sebelumnya dan sekarang menyikapi akhir tahun di PPKM level 2.

"Kami minta seluruh warga Jakarta tetap waspada hati-hati, tempat terbaik ada di rumah, laksanakan protokol kesehatan secara baik, bijak, patuh, dan bertanggung jawab," harapnya.

"Sekalipun kita sudah dibatalkan PPKM level 3, berarti Jakarta pada posisi level 2, kita sikapi secara baik, mohon masyarakat kebijakan yang baik dari pusat harus kita sikapi secara bijaksana dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan batalnya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di semua daerah. Awalnya, kebijakan PPKM level 3 ini diusulkan untuk mencegah lonjakan kasus di periode Nataru.

Alasan pemerintah batal menerapkan PPKM level 3 salah satunya melihat tren penurunan kasus COVID-19 secara signifikan. Meskipun ancaman varian Omicron masih mengintai, risiko penularan di Indonesia kini dinilai sudah rendah. (OL-13)

Baca juga: Pemerintah Batalkan Penerapan PPKM Level 3 saat Natal dan ...

Baca Juga

ANTARA/facebook/robybyanant/Dewa

Atap Tribun Sirkuit Formula E Jakarta yang Ambruk Bagian Grandstand

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 16:56 WIB
Menurut Sahroni, atap yang ambruk hanya ada satu atap untuk kategori panggung penonton kategori...
DOK MI.

Terduga Penabrak Wartawan Elshinta Eddy Suroso Terindentifikasi

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 13:46 WIB
Rencananya, penyidik juga akan menjadwalkan pemeriksaan kepada pelapor dalam waktu dekat...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Akibat Hujan Deras, Tujuh Titik di Tangsel Terkepung Banjir

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 11:16 WIB
Sejak Jumat malam (27/5) hujan deras mengguyur wilayah Tangerang Selatan ( Tangsel), Banten mengakibatkan sejumlah titik mengalami banjir...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya