Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI bersama Jakarta Experience Board (JXB) berkolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif memasang tugu sepatu raksasa di sejumlah titik di Jakarta. Tugu Sepatu ini terletak di sisi kiri Jalan Sudirman yang mengarah ke MH Thamrin, Jakarta Pusat. Tepatnya di atas Terowongan Kendal, dekat juga dengan Stasiun Sudirman.
Terpantau warga DKI berfoto sambil bergaya di Patung Sepatu Raksasa tersebut. Tiara (32), warga asal Senayan sengaja mendatangi tugu sepatu guna berswafoto di sana. Ia mengatakan Tugu Sepatu tersebut instagramable atau keren sebagai latar belakang foto.
"Bagus, jadi harus foto di sini (tugu) ya," papar Tiara.
Adapun Tiara mengetahui Tugu Sepatu ini saat melalui media sosial. Berangkat dari penasaran, Tiara pun berangkat bersama teman-temannya untuk berswafoto.
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Semakin Menurun
Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Gumilar Ekalaya, mengatakan Tugu Sepatu ini merupakan kolaborasi Pemprov DKI bersama Jakarta Experience Board, dengan pelaku ekonomi kreatif sepatu lokas Compass.
Instalasi sepatu raksasa bertajuk Xpresikan Warnamu ini sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian acara Festival Kolaborasi Jakarta 2021.
“Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dan pelaku ekonomi kreatif terhadap Tahun Internasional Ekonomi Kreatif 2021 yang dicanangkan oleh UNCTAD," ungkap Gumilar, Jumat (18/9).(OL-5)
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif meluncurkan Radio Ekraf 2026 di Kota Bandung.
Asta Karya dirancang untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved