Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA di RW05 Kelurahan Pondok Pinang, Jakarta Selatan resah menanti kepastian pembebasan lahan untuk kepentingan normalisasi Kali Pesanggrahan. Wilayah RW tersebut rentan terendam banjir jika debit air Kali Pesanggrahan meninggi baik karena hujan lebat maupun air kiriman dari hulu.
Ketinggian banjir bervariasi dari mulai 2 meter hingga 50cm. Sebab, wilayah RW05 Kelurahan Pondok Pinang berada di wilayah cekungan dab langsung berbatasan dengan Kali Pesanggrahan.
Padahal dalam Instruksi Gubernur no 49 tahun 2021, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Pesanggrahan di Kelurahan Pondok Pinang menjadi salah satu yang program prioritas yang harus selesai bulan depan.
"Belum ada info lagi soal pembebasan lahan normalisasi kali di RW 05 Pondok Pinang," kata Ketua RW05 Mukhlis saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (15/9).
Padahal dari hasil pengukuran yang pernah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, Mukhlis mengatakan, ada sekurangnya 80 rumah warga di bantaran Kali Pesanggrahan di RW05 yang akan terkena pembebasan lahan
Baca juga : Jakarta & Berlin Luncurkan Program Designers Lab untuk Bangun Ekosistem Startup
Keresahan warga ini wajar karena mulai ada makelar-makelar tanah yang berkeliaran untuk menghasut warga agar mau menjual lahannya lebih awal untuk kemudian dijual kepada Pemprov DKI ketika proses pembebasan lahan resmi dimulai.
"Iya sih. Mereka ada. Warga sih inginnya segera ada kejelasan dari Pemprov DKI," ujarnya.
Hal yang sama terjadi di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Kelurahan tersebut kerap terendam banjir saat musim hujan tiba. Namun, Lurah Kampung Melayu, Setiyawan menyebutkan belum ada kejelasan mengenai kebijakan normalisasi Kali Ciliwung di wilayahnya.
"Sejauh ini belum ada info," terangnya.
Meskipun tidak termasuk wilayah yang diprioritaskan untuk dilakukan normalisasi pada Ingub 49/2021 wilayah tersebut memerlukan penanganan agar tidak terjadi banjir setiap tahun. Sejauh ini, Setiyawan pun rutin mengajak warga untuk kerja bakti membersihkan lingkungan dan saluran untuk mencegah banjir.
"Ya kita kerja bakti bersama-sama warga untuk mencegah banjir. Untuk normalisasi masih menunggu kebijakan Pemprov DKI," pungkasnya. (OL-2)
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai swasta.
Salah satu komoditas yang menjadi sorotan utama dalam pengawasan ini adalah gas elpiji tabung 3 kilogram.
Presiden Prabowo sangat marah atas gejolak IHSG setelah MSCI membekukan kenaikan bobot saham Indonesia. Pemerintah bertekad jaga kredibilitas pasar modal.
KPK menyebut PT Blueray bertindak sebagai importir dari banyak perusahaan dan kini mendalami peran afiliasi serta modus suap dalam kasus dugaan korupsi importasi di Bea Cukai.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSA) terus memacu proyek normalisasi sungai di berbagai titik strategis.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proyek normalisasi tiga sungai akan dimulai tahun ini menyusul terjadinya banjir hebat di Jakarta beberapa hari terakhir.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
Langkah seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) hanyalah satu dari sekian instrumen penanganan, bukan solusi tunggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved