Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menangkap tersangka kasus dugaan penistaan agama, Yahya Waloni. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Yahya sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Mei 2021.
"Sudah (tersangka). Itu kan prosesnya sejak bulan April, bulan Mei sudah naik penyidikan, sudah jadi tersangka. Proses seperti itu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/8).
Sebetulnya, laporan terkait Yahya Waloni sudah diproses sejak bulan April. Kemudian pada bulan Mei laporan naik ke penyidikan dengan status tersangka. Namun, polisi baru melakukan penangkapan pada Kamis (26/8).
Baca juga: Polri Tetapkan Yahya Waloni Tersangka Kasus Penistaan Agama
Polisi pun menepis bahwa lamban dalam penanganan kasus ini. Melainkan menyebut sudah merespons laporan yang terjadi di masyarakat.
“Ya tidak. Ya kan semua ada prosesnya. Polri tetap merespons segala sesuatu yang terjadi di masyarakat. Dan itu sudah dibuktikan, ada laporan, ada kegelisahan masyarakat polisi merespons itu semua,” jelas Rusdi.
Sebagai informasi, Yahya Waloni ditangkap Dittipidsiber Bareskrim Polri kemarin sore di kediamannya. Yahya juga sudah menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama.
Yahya dipersangkakan melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP. Ia terancam penjara hingga enam tahun.(OL-5)
Usai pemeriksaan yang berlangsung pada Jumat (6/2/2026), Pandji Pragiwaksono menegaskan bahwa dirinya tidak merasa melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.
Diketahui, dalam proses penyelidikan penyidik telah memeriksa pelapor dan saksi dari pelapor. Kemudian, memeriksa ahli. Total ada enam laporan masuk terhadap Pandji di Polda Metro Jaya.
Dari lima laporan yang masuk salah satu di antaranya dilayangkan oleh Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus Aliansi Pemuda Muhammadiyahh, Rizki Abdul Rahman Wahid.
Hal ini buntut pernyataan Eggi yang mengibaratkan pertemuan dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah seperti kisah Nabi Musa AS mendatangi Firaun.
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi 'Mens Rea' yang menyinggung NU dan Muhammadiyah. Simak kronologi dan pasal yang disangkakan.
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved