Selasa 22 Juni 2021, 17:05 WIB

Jakarta Ikuti Arahan Pusat, Tidak Tarik Rem Darurat

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Jakarta Ikuti Arahan Pusat, Tidak Tarik Rem Darurat

MI/Andri Widiyanto
Mural covid-19

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta mengikuti arahan kebijakan pemerintah pusat soal penanganan covid-19 termasuk soal pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Dengan demikian, Jakarta belum akan mengambil kebijakan rem darurat.

Sebelumnya, kemarin pemerintah pusat akhirnya menetapkan pengetatan PPKM Mikro melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri No 14 tahun 2021. Pengetatan PPKM Mikro dimulai hari ini dengan ketetapan di antaranya perkantoran wajib memberlakukan 'work from home' (WFH) sebesar 75%, restoran dan pusat perbelanjaan hanya beroperasi hingga pukul 20.00 WIB. Restoran dan tempat ibadah hanya boleh dikunjungi 25% warga. Tempat wisata di zona merah juga harus ditutup.

Baca juga: Pertokoan dan Mal tak Perlu Adakan Ganjil Genap Toko

"DKI Jakarta akan mengikuti apa yang menjadi kebijakan dan keputusan yang sudah diambil oleh pemerintah pusat. Apa yang sudah disampaikan oleh Pak Menko, Pak Airlangga itu nanti kurang lebih yang akan kita tuangkan dalam pergub," kata Ariza di Balai Kota.

Pembatasan-pembatasan yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI, kata Ariza, akan sama seperti ketetapan yang diambil oleh pemerintah pusat. Di samping itu, Pemprov DKI juga masih terus fokus meningkatkan upaya penanganan covid-19 seiring bertambahnya kasus.

"Jadi semua prinsipnya kami mengupayakan yang terbaik bagi seluruh warga jkt. meningkatkan fasilitas meningkatkan tenaga kesehatan, meningkatkan keperluan obat-obatan, masker, APD, disinfektan, antigen, dan sebagainya," ujarnya.

Pemprov DKI juga masih terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi dengan target 100 ribu penyuntikkan per harinya. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo beberapa pekan lalu. Lebih lanjut, mantan anggota DPR RI itu meminta agar dalam kebijakan pengetatan PPKM Mikro ini masyarakat patuh dan disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Silahkan tema-teman2 menyebutnya apa saja yang pasti kita melakukan upaya-upaya pencegahan, penanganan, dan pengendalian covid dengan membuat batasan-batasan kapasitas jam operasional dan jam malam dan juga jalan-jalan atau tempat kerumunan," tukasnya. (OL-6)

Baca Juga

dok.humas

Wagub DKI Apresiasi Vaksinasi di Unas Berjalan Lancar dan Efektif

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 27 Juli 2021, 21:59 WIB
WAGUB DKI Ahmad Riza Patria memantau sentra vaksinasi Covid-19 di Universitas Nasional (Unas) dan menilai, program vaksinasi di Unas...
MI/Reza Sunarya

Polda Metro Periksa Terduga Penipu Rekrutmen Satpol PP

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 27 Juli 2021, 21:35 WIB
Dua orang terduga pelaku tersebut diketahui berinisial YF dan BA. Adapun pelapor dalam kasus dugaan penipuan tersebut adalah institusi...
MI/Andri Widiyanto

9 Orang Jadi Korban Penipuan Rekrutmen Satpol PP DKI

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 27 Juli 2021, 17:24 WIB
Pihak Satpol PP DKI Jakarta telah melaporkan kasus penipuan terkait rekrutmen pegawai ke Polda Metro Jaya pada Senin (26/7)...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya