Minggu 20 Juni 2021, 10:35 WIB

Kasus Covid-19 di Depok Makin Parah dan Banyak Menyerang Usia Muda

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Makin Parah dan Banyak Menyerang Usia Muda

MI/ANDRI WIDIYANTO
Warga melakukan swab test di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

 

KASUS penularan covid-19 di Kota Depok semakin parah dengan semakin banyaknya pasien usia muda yang terjangkit. Kondisi itu diungkapkan Juru bicara Pemerintah Kota Depok untuk Covid-19 Dadang Wihana, Minggu (20/6).

"Tren kasus covid-19 di Kota Depok, dari hari ke hari, semakin menjadi-jadi. Sabtu (19/6) saja, sebanyak 532 kasus. Hampir separuhnya adalah kalangan usia produktif dan anak-anak di bawah 18 tahun," ujarnya.

Menurut Dadang, berdasarkan data yang ada pada Satuan Tugas Covid-19 Kota Depok, jumlah kasus yang terjadi di rentang usia 0-5 tahun sebanyak 37 kasus.

Baca juga: Ini Daftar Zona Merah Tingkat RT di Jakarta

Lanjut, usia 6-19 tahun dan 30-39 tahun masing-masing sebanyak 104 kasus. Usia 20-29 tahun sebanyak 94 kasus dan usia 40-49 sebanyak 82 kasus.

“Usia 50-59 tahun sebanyak 74 kasus. Usia 60-69 tahun sebanyak 33 kasus dan usia 70-79 tahun sebanyak empat kasus. Total ada 532 kasus pada Sabtu (19/6),” kata Dadang.

Dikatakan Dadang, jika dilihat dari rentang usia, distribusi kasus mayoritas terjadi pada usia produktif dan anak-anak/remaja. Pada usia produktif menunjukkan mobiltas penduduk mempengaruhi jumlah kasus.

“Mobilitas penduduk tinggi biasanya tidak dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga berdampak pada penularan dan akhirnya terjadi peningkatan kasus,” tukasnya.

Dadang menyebut, anak-anak dan remaja juga kerap melakukan aktivitas berkumpul di tempat umum tanpa menerapkan prokes. Misalnya aktivitas nongkrong di café dan semacamnya.

“Terdapat aktivitas anak/remaja yang berkerumun di tempat tertentu dan abai prokes,” jelasnya.

Sedangkan kasus yang terjadi pada usia anak lebih banyak terpapar dari orangtua yang beraktivitas. Orangtua yang beraktivitas di luar rumah diimbau membersihkan diri sebelum masuk ke dalam rumah.

“Sejak lama, Satgas Covid Kota Depok sudah mengeluarkan surat edaran (SE) Wali Kota tentang Protokol Kesehatan (Prokes) Pulang Kerja,” tegasnya.

Dadang mengimbau warga agar patuh pada prokes 5M yang berlaku yang antara lain menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Sehingga angka penyebaran dapat ditekan dan dikendalikan.

“Jadi kita tetap harus patuh pada prokes. Jangan abai demi kesehatan dan keselamatan bersama,” pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

Dok: Pemkot Bekasi

SMA Negeri 15 Kota Bekasi Gelar Vaksinasi Massal

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Senin 02 Agustus 2021, 09:25 WIB
"Sebanyak 1.000 vaksin disiapkan oleh Kodim 0507/Bekasi. Sekitar 800 vaksin untuk siswa dan siswi, 200 vaksin untuk masyarakat...
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

440 ribu Pengusaha UKM di Jakarta Bakal Dapat Dana Banpres

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 02 Agustus 2021, 09:15 WIB
Dana bantuan diberikan dengan besaran untuk masing-masing pelaku usaha mikro sebesar Rp1,2...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Polda Metro dan Gojek Siap Sukseskan Vaksinasi Bagi 3 Juta Warga Jakarta

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 02 Agustus 2021, 09:02 WIB
Kolaborasi bersama Polda Metro Jaya merupakan inisiatif yang memiliki semangat untuk #BangkitBersama Gojek dan menjadi semakin tangguh di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya