Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 3.000.689 orang disuntik vaksin covid-19, mulai dari lanjut usia (lansia) hingga tenaga kesehatan. Sebanyak 2.520.101 orang dari target tersebut telah menerima vaksinasi dosis pertama per Kamis (3/6), 3 Juni 2021
"Jumlah itu setara dengan 84% dari target," tulis data resmi Pemprov DKI Jakarta seperti dikutip, Jumat (4/6), 4 Mei 2021.
Vaksinasi dosis pertama telah disuntikan ke 133.773 tenaga kesehatan (119,1%), 591.661 lansia (64,9%), dan 1.794.667 pelayan publik (90,8%).
Baca juga: Klaster RT Bertambah, DKI Minta Warga Tahan Diri Keluar Rumah
Sebanyak 1.829.911 warga Ibu Kota telah menerima vaksinasi dosis kedua, setara dengan 61% target.
Rinciannya 120.240 tenaga kesehatan (107,1%), 532.949 lansia (58,5%), dan 1.176.722 pelayan publik (59,5%).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan jutaan warga Jakarta sudah mendapatkan vaksin covid-19 pada pertengahan 2021. Target tersebut diharapkan tercapai pada Juni 2021.
"Target vaksinasi untuk kelompok prioritas adalah 3 juta orang dan diharapkan selesai pada Juni 2021," kata Anies dalam C40 Mayoral Webinar, 18 Maret 2021 lalu.
Kemudian, vaksinasi covid-19 untuk masyarakat lain dimulai Juli 2021.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan 8,8 juta warga lokal dan 1,2 tenaga kerja dari luar negeri, yang berdomisili di Jakarta, mendapat vaksin covid-19. (OL-1)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved