Jumat 07 Mei 2021, 05:18 WIB

Kakorlantas Jamin Tidak Ada Penyekatan untuk Para Pekerja

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Kakorlantas Jamin Tidak Ada Penyekatan untuk Para Pekerja

MI/Ramdani
Petugas menutup jalan tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ), Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021) dini hari.

 

KEPALA Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen  Istiono mengomentari video viral aksi sejumlah pengendara yang turun ke jalan di KM 31 tol Jakarta - Cikampek karena protes adanya penyekatan peniadaan mudik. Istiono mengatakan aksi itu hanya miss komunikasi saja. Istiono menyebut adanya sistem buka tutup di jalur titik penyekatan membuat para pekerja pabrik di daerah Cikarang mengeluh. Namun, aksi video viral langsung ditangani dengan sigap oleh anggota dilapangan.

"Ada viral video di titik Cikarang Barat. Video viral tadi adalah bagian dinamika dari pada iperasi ini. Nah, upaya-upaya yang dilakukan jajaran khususnya di polda metro melakukan rekayasa buka tutup satu titik ini adalah langkah upaya untuk mempelancar arus lalin dan tentunya ada mobilitas masyarakat atau karyawan yang berjalan sekitar sini harus kita akomodir,” papar Istiono, Jumat (7/5).

Istiono mengatakan kejadian itu hanya berlangsung sebentar karena anggota yang berada di titik penyekatan langsung mengurai arus lalu lintas untuk mengakomodir para pekerja. Istiono berharap Kedepan tidak ada kejadian terulang.

"Jadi kejadian pagi tadi sempat viral namun langsung kita respon apa yang jasi keinginan masyarakat,” Mudah-mudahan ke depan masyarakat juga jadi lebih dewasa apa yang jadi kendala sampaikan saja kepada kita tentunya semua akan kita akomodir dan kita lakukan secara baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan aksi viral video tersebut karena para pekerja dari Cikampek menuju Cikarang terhalang jalur buka tutup. Jalur tersebut dilakukan buka tutup bertujuan mengurai kepadatan akibat adanya penyekatan keluar Jakarta.

"Mereka tidak bisa melintas karena ada penutupan jalur sehingga kemudian berhenti dsn turun dari bisnya. Kemudian memvideokan dan viral. Tetapi kejadian itu tidak lama, karena anggota yang bertugas langsung melihat ini langaung nyebrang pindah ke (lokasi video viral)," ungkapnya.

baca juga: Larangan mudik

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, ke depan polisi akan memberlakukan sistem buka tutup jalur. Khususnya, bagi bus-bus yang mengangkut pekerja dari Cikampek menuju Cikarang akan diakomodir.

"Antisipasi ke depannya karena bus-bus karyawan ini pagi lewat sini, kita akan melaksanakan buka tutup dengan menempatkan anggota di sini. Jadi kalau ada bus karyawan kita perbolehkan tapi kita yang atur perputarannya," tutur Sambodo.

Sebelumnya, video viral sejumlah masyarakat turun dari bus di titik KM 31 tol Cikarang Barat terjadi pagi tadi. Mereka memprotes adanya titik penyekatan karena tak bisa lewat untuk menunju ke arah kantor. (OL-3)

 

Baca Juga

Ant/Hafidz Mubarak

Kota Bekasi Belum Maksimal Ramah Bagi Disabilitas

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:35 WIB
Kota Bekasi masih kurang ramah bagi para disabilitas. Selama ini kaum difabel tidak pernah diajak ikut...
dok.mi

BMKG: Jaktim, Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan dan Angin Kencang

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:30 WIB
Sepanjang Rabu ini, BMKG memperkirakan mayoritas wilayah di DKI Jakarta berpotensi turun hujan dari intensitas ringan hingga...
Antara

Wisma Atlet Penuh, Pemprov DKI Siapkan Lokasi Isolasi di Ragunan dan TMII

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 15 Juni 2021, 22:02 WIB
Data terbaru 15 Juni 2021, jumlah pasien di RS Wisma Atlet sudah mencapai 5.453 orang atau mencapai 83,9% dari kapasitas yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya