Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui kelompok usahanya PT Cinere Serpong Jaya (CSJ), mengungkapkan konstruksi proyek Jalan Tol Serpong-Cinere seksi 1 Serpong-Pamulang telah rampung 100% dan segera beroperasi pada akhir bulan ini.
"Di samping beberapa kendala minor yang masih dihadapi, kita optimistis ruas tol ini dapat selesai di akhir Maret 2021," kata Komisaris Utama Jasa Marga Yuswanda A Temenggung dalam keterangan resmi, Kamis (18/3).
Tol Serpong-Cinere sendiri memiliki panjang keseluruhan 10,14 kilometer dan terbagi menjadi dua seksi, yaitu seksi 1 Serpong-Pamulang sepanjang 6,59 Km dan Seksi 2 Pamulang-Cinere sepanjang 3,55 Km.
Baca juga: Banyak Situ di Depok Disulap Jadi Perumahan dan Daratan
Untuk progres konstruksi seksi 2, dikatakan Jasa Marga telah mencapai 79,7% dengan pembebasan lahan mencapai 99,17%.
Selain tol tersebut, Yuswanda juga menuturkan, Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran bakal rampung pada bulan ini.
Kedua tol tersebut merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II yang juga akan terintegrasi dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang telah lebih dulu dioperasikan PT Marga Trans Nusantara (juga kelompok usaha Jasa Marga) sejak 2019.
"Nantinya, jika kedua tol ini sudah beroperasi akan menjadi alternatif akses baru bagi masyarakat, terutama menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta," jelas Yuswanda.
Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran memiliki panjang keseluruhan 14,19 Km dan terbagi menjadi empat seksi, yaitu Seksi I (Kunciran–Tirtayasa) Sepanjang 2,04 Km, Seksi II (Tirtayasa–Benteng Betawi) sepanjang 3,52 Km.
Kemudian, Seksi III (Benteng Betawi–H Sastranegara) sepanjang 6,57 Km, dan yang terakhir Seksi IV (H Sastranegara–SS Benda) sepanjang 2,06 Km.
Yuswanda menyebut, hingga saat ini, keseluruhan progres konstruksi Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran mencapai 97,01% dengan pembebasan lahan mencapai 97,74%. (OL-1)
Emosi yang tidak stabil saat macet sering kali memicu pengemudi bertindak agresif, seperti bermanuver zigzag atau menyalip melalui bahu jalan.
Kendaraan yang bergerak menuju wilayah timur Trans Jawa masih terlihat cukup tinggi yakni sebanyak 40.904 kendaraan.
INDONESIA Investment Authority (INA) berkomitmen bukan hanya sebagai penyedia modal, melainkan juga sebagai agen perubahan tata kelola dan operasional di proyek-proyek strategis.
Pembukaan fungsional ruas tol Sibanceh Seksi 1 ini diharapkan menjadi jalur vital untuk distribusi bantuan kemanusiaan dan mempercepat waktu tempuh kendaraan tanggap darurat.
Ia menjelaskan, saat ini belum terdapat jalur alternatif arteri karena kawasan sekitar masih tergenang.
Pembangunan Tol Layang Cikunir-Karawaci senilai Rp37 triliun diharapkan membuka ribuan lapangan kerja dan meningkatkan konektivitas Jabodetabek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved