Minggu 17 Januari 2021, 05:25 WIB

Pencarian CVR Sriwijaya Air Difokuskan

(Faj/J-2) | Megapolitan
Pencarian CVR Sriwijaya Air Difokuskan

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/
PENEMUAN KOTAK PENYIMPANAN MEMORI CVR:

 

 TIM SAR gabungan saat ini fokus pada pencarian keberadaan kotak hitam dari cockpit voice recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Hal ini sekaligus untuk membantah informasi yang menyebut perekam suara kokpit itu telah ditemukan.

Direktur Operasi Basarnas Brigjen (Mar) Rasman selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan pihaknya akan terus mencari keberadaan CVR. "Khusus untuk masalah CVR, bahwa sampai saat ini belum kita temukan. Yang beredar di gambar adalah baru casing-nya," kata Sarman di JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemarin.

Selain itu, terang dia, tim SAR juga masih mencari bagian tubuh korban dan puing-puing pesawat. "Body part tetap diutamakan karena ini menjadi harapan bagi keluarga korban. Kedua, ialah serpihan juga tetap diprioritaskan. Berikutnya, ada CVR banyak menjadi pertanyaan," katanya.

Ia menyebut jumlah penyelam yang diturunkan untuk mengevakuasi korban jatuhnya pesawat nahas di perairan Kepulauan Seribu bertambah menjadi 310 orang. Selain dengan metode penyelaman, Rasman mengatakan pencarian di atas permukaan tetap dilakukan menggunakan alutsista. "Kapal 62 unit, alutsista berukuran kecil 21 unit. Itu seperti sea rider, jetski. Kemudian pesawat udara jadi 13 unit dan ambulans 37 unit."

Rencananya, lanjut Rasman, operasi SAR juga akan memperluas pencarian udara. Pasalnya, seiring berjalannya waktu, terpantau banyak serpihan yang terbawa arus dan semakin menjauh. "Tapi akan menggeser sedikit ke arah pantai karena angin dari kemarin dari barat ke selatan sehingga ada yang hanyut akan bergeser ke arah Tanjung Kait," terang Rasman.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya (Purn) Bagus Puruhito membeberkan status masa operasi SAR terkait dengan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Posko JICT II Tanjung Priok diperpanjang selama tiga hari.

"Diputuskan bahwa operasi SAR gabungan dalam rangka pencarian atau evakuasi Sriwijaya Air SJ-182 saya perpanjang tiga hari. Saya ulangi, saya perpanjang tiga hari. Berarti sampai dengan Senin (18/1). Artinya, setelah itu kita evaluasi kembali dan kita putuskan selanjutnya," ujar Bagus Puruhito, Jumat (15/1).

Kemarin, Komandan Disaster Victim Identification (DVI) Polri Kombes Hery Wijatmoko mengaku telah menerima 162 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat nahas itu. "Itu data postmortem kami terima dari posko 1 Tanjung Priok," ujar Hery di RS Polri.

Ia mengemukakan, dari 162 kantong jenazah tersebut, 152 kantong tengah diperiksa untuk mengidentifikasi korban. Tim DVI juga menerima 74 kantong properti serta 288 sampel DNA dari keluarga korban. (Faj/J-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Beda Pendapat Anies dan Riza Soal Skateboard Di Trotoar

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 05 Maret 2021, 13:45 WIB
Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kali ini berbeda pendapat terkait aktivitas skateboar di...
MI/Immanuel Antonius

Petugas Hadang Pemotor yang Ngotot Terobos Jalur TransJakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 05 Maret 2021, 12:29 WIB
Beberapa pemotor akhirnya beralih ke jalur biasa. Namun, seorang pemotor tetap ingin menerobos jalur hingga turun dari kendaraannya dan...
MI/Susanto

Rapat dengan Pusat, Wagub DKI Jamin Alur Vaksinasi Semakin Baik

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 05 Maret 2021, 11:48 WIB
"Sudah diatur. Pendaftaran sudah diatur registrasinya. Kami juga rapat dengan Pak Menkes dan lain-lain. Tadi sudah diatur sedemikian....

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya