Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MULAI tahun depan, bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang terdampak covid-19 akan diganti menjadi uang tunai dan tidak lagi diberikan dalam bentuk paket sembako seperti yang diberikan tahun ini.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza. Nilai bansos dalam bentuk uang tunai ini akan sama dengan nilai paket sembako yang disalurkan tiap bulannya, yakni Rp300 ribu per kepala keluarga (KK).
"Bansos setiap bulan adalah Rp300 ribu mulai Januari 2021 selama enam bulan ke depan," kata Ariza di Balai Kota, kemarin.
Sementara itu, untuk jumlah KK penerimanya masih akan diverifikasi kembali oleh Pemprov DKI Jakarta. Ariza mengatakan kemungkinan jumlahnya akan menurun karena tahun depan perekonomian diprediksi lebih baik daripada tahun ini sehingga banyak warga yang dapat bekerja secara normal kembali.
Sebelumnya, Pemprov DKI bersama Kementerian Sosial memberikan bansos untuk keluarga miskin ataupun rentan miskin karena pandemi. Ada 2,4 juta KK yang mendapat paket bansos. Dari 2,4 juta KK tersebut sebanyak 1,1 juta KK di antaranya diberikan Pemprov DKI. Lalu, sisanya sebanyak 1,3 juta KK diberikan Kementerian Sosial.
"Untuk bansos tunai ini hanya Pemprov DKI Jakarta yang akan memberikan. Setiap KK hanya mendapatkan satu kali bansos setiap bulan," terang Ariza.
Seluruh bansos tunai ini akan disalurkan melalui rekening Bank DKI. Bila ada warga yang belum memiliki rekening Bank DKI, Dinas Sosial akan mengoordinasikan pembuatannya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan APBD senilai Rp5 triliun dalam bentuk belanja tak terduga (BTT) untuk penanggulangan covid-19, termasuk untuk pemulihan ekonomi dalam bentuk pemberian bansos.
Sementara itu, BUMD DKI PT Jakarta Tourisindo telah menyediakan akomodasi bagi para tenaga medis yang ikut menangani pasien-pasien covid-19. (Put/J-1)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved