Kamis 03 Desember 2020, 03:10 WIB

Evaluasi Menyeluruh Penanganan di Jakarta

Hilda Julaika | Megapolitan
Evaluasi Menyeluruh Penanganan di Jakarta

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Warga yang tidak mengenakan masker melintas di depan mural berisi pesan ajakan menggunakan masker di Jakarta.

 

SEMPAT melandai, jumlah kasus positif covid-19 di DKI Jakarta kembali melonjak, sampai-sampai Presiden Joko Widodo menyoroti penanganannya. Pemprov DKI diminta melakukan evaluasi menyeluruh agar upaya menekan penularan virus mematikan itu lebih optimal.

Dalam beberapa hari terakhir, selain Jawa Tengah, DKI Jakarta menjadi penyumbang tertinggi kasus positif. Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir pun mencapai 8,6%, sedangkan secara total 8,3%. WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pengamat kebijakan publik Roy Valiant Salomo meminta ada evaluasi menyeluruh terkait penanganan covid-19 di Jakarta. “Ya, harus dicari tahu penyebabnya apa agar bisa tahu juga apa yang masih kurang untuk ditindaklanjuti,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan faktor-faktor pemicu tingginya kasus covid-19 di Jakarta perlu dicermati. Dia menyebut antara faktor orang tanpa gejala (OTG) yang tidak terpantau, penegakan hukum yang lemah, serta kemampuan rumah sakit menampung dan merawat pasien covid-19.

Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani menandaskan, yang terpenting dalam penanggulangan covid-19 ialah konsistensi. ‘’Terlebih lagi dalam menerapkan aturan dan kebijakan yang sudah dikeluarkan.’’

Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah pun meminta Pemprov DKI kembali serius menangani covid-19. Dia mengingatkan agar pemprov menegakkan aturan tanpa pandang bulu, termasuk menindak penyebab kerumunan-kerumunan yang beberapa hari terakhir terjadi.

Seperti di beberapa daerah lain, covid-19 juga memapar pejabat di DKI Jakarta, termasuk Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. Meski begitu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, memastikan kebijakan pencegahan di Ibu Kota tetap berjalan serta fokus pada implementasi 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) dan 3T (testing, tracing, dan treatment). (Hld/Fer/Wan/X-8)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

DPRD DKI: PTM Bisa Dilanjutkan Jika Kasus Covid-19 Bergejala Ringan

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 16 Januari 2022, 17:46 WIB
perlu ada data kasus covid-19 pada murid atau guru yang terpapar covid-19. Data tersebut untuk memperlihatkan gejala-gejala yang dirasakan...
MI/SUSANTO

Polda Metro Bakal Adakan Street Race di Malam Hari

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 16 Januari 2022, 17:00 WIB
Sambodo menyebut rencananya sejumlah titik jalanan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya akan ditutup untuk kelancaran balapan jalanan di...
MI/VICKY GUSTIAWAN

Resmikan Balap Street Race, Kapolda: Tak ada lagi Balap Liar

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 16 Januari 2022, 16:30 WIB
Ke depannya diharapkan tak bakal ada lagi balapan liar yang menganggu warga Ibu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya