Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mengimbau warga agar berhati-hati saat melakukan aktivitas melaut. Pasalnya, saat ini, tengah terjadi fenomena perubahan iklim yang tidak bisa diprediksi belakangan ini.
Karena itu, warga diminta lebih peka dan mawas diri melihat gejala alam sebelum beraktivitas melaut.
Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengimbau warga mampu membaca cuaca buruk saat ingin beraktivitas di luar pulau. Apalagi, belakangan ini terjadi fenomena perubahan iklim yang berpotensi terjadi badai La Nina
Baca juga: 19 Kafe dan Resto Langgar Prokes Ditutup
"Untuk mengantispasinya, warga pulau yang akan berpergian ke luar pulau harap lebih waspada dan bisa membaca cuaca," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (30/11).
Junaedi berharap nelayan dan warga lebih baik menunda perjalanan apabila melihat gejala cuaca buruk. Mereka diminta tidak memaksakan diri sampai benar-benar cuaca aman.
"Musim angin barat sudah mulai masuk. Sama-sama kita harus bisa mengantisipasi dan menjaga diri untuk keselamatan," tandasnya. (OL-1)
Siapa pun yang melihat, menyaksikan, atau menjadi korban sendiri dapat langsung melapor.
Penggunaan stiker di badan kapal bertujuan agar nelayan dapat segera mengakses bantuan kepolisian saat menghadapi situasi darurat di tengah laut.
Sinergi ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di wilayah perairan yang menjadi jalur vital.
Koordinasi intensif dilakukan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memantau kondisi gelombang.
Beberapa daerah di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob pada Kamis malam, meskipun situasi genangan mulai menurun di sejumlah lokasi.
BANJIR rob melanda Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada Kamis (4/12) malam. BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan terdapat enam RT yang terendam banjir rob
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved