Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta terus berbenah guna mengantisipasi banjir di musim hujan tahun ini. Berbagai program, menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, sudah dilakukan.
Pria yang akrab disapa Ariza itu menyebutkan salah satu program yang terus diupayakan ialah penyiapan pompa-pompa. Ia memastikan seluruh pompa yang dimiliki Dinas Sumber Daya Air DKI dan Suku Dinas Sumber Daya Air di lima wilayah kota dan satu kabupaten telah siap. Pihaknya juga berupaya membeli pompa-pompa baru seperti 65 pompa apung khusus untuk menangani genangan di permukiman padat penduduk.
"Tahun ini kita juga melakukan pengerukan 13 sungai, situ, waduk, embung yang ada dengan tujuan agar menambah volume tampungan air," kata Ariza di Balai Kota, kemarin.
Pemprov DKI juga membuat terobosan pembangunan sodetan-sodetan. Sodetan itu akan mengalirkan limpahan air dari saluran-saluran mikro ke waduk-waduk, situ, dan embung yang telah disiapkan menjadi tempat penampungan air. "Kita juga membuat drainase vertikal, membuat arteri atau sumur resapan," jelasnya.
Di samping itu, pembebasan lahan untuk membangun atau memperluas waduk serta menormalisasi sungai sedang diupayakan agar segera tuntas.
"Para perangkat daerah juga telah dilengkapi dengan buku panduan menghadapi banjir dengan skenario-skenario yang telah disiapkan. Di dalam buku tersebut juga terdapat panduan bagi penyiapan logistik dan sarana pengungsian. Juga, kami memiliki aplikasi pemantauan banjir. Itu yang sudah kita siapkan," tukas Ariza.
Sementara itu, Divisi Humas Polri menggelar workshop digital pelatihan peliputan tanggap bencana bagi personel Humas Polri dan wartawan di Mako Polairud Barhakam Polri, Tanjung Priok, Jakut, kemarin.
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan pelatihan itu bertujuan menyinergikan media dan Humas Polri dalam melakukan peliputan di saat bencana.
Argo berharap, nantinya media mampu mengabarkan secara real-time kondisi bencana di lapangan tanpa mengganggu proses evakuasi. (Put/Ykb/J-1)
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved