Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Mustajab mengatakan pihaknya kekurangan ruang terbuka biru untuk menjadi tempat penampungan air guna mengatasi banjir di wilayah selatan Jakarta.
Mustajab lebih lanjut mengatakan ada beberapa waduk yang saat ini sedang dikeruk guna menambah daya tampungnya seperti Setu Mangga Bolong dan Setu Babakan di Jagakarsa.
Baca juga: Perlu Langkah Radikal dari Hulu dan Hilir Tangani Banjir Jakarta
"Namun, itu hanya untuk menambah daya tampung. Sebetulnya yang harus dilakukan di samping normalisasi adalah membuat banyak kolam retensi dan embung untuk dijadikan tempat penampungan air," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (11/10).
Solusinya, Mustajab mengatakan bersurat kepada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota agar bisa memfungsikan taman-taman dan ruang terbuka hijau menjadi lokasi penampungan air sementara selama musim hujan jika dibutuhkan. Hal itu, kata dia, sudah pernah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.
"Seperti Taman Tabebuya, itu sudah pernah kita jadikan tempat retensi sementara. Kali yang mengalir dekat situ kita buat tembusan ke taman untuk membagi limpasan airnya supaya tidak menggenangi permukiman warga. Kemudian di Pondok Labu itu ada lahan sekitar 2000an meter persegi yang kosong, kita gunakan jadi retensi sementara untuk limpasan air Kali Grogol yang ada di situ," jelas Mustajab.
Menurutnya ini adalah bentuk kolaborasi yang harus dilakukan lintas SKPD guna mengatasi banjir. "Kalau SDA saja ya tidak cukup maka butuh bantua SKPD lainnya. Ini bentuk kolaborasi kita. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera direspons oleh Dinas Pertamanan," tukasnya.
Sebelumnya, tadi malam hujan yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya membuat sebagian wilayah Jakarta Selatan terendam banjir dan tanah longsor. Ada 53 RT di Jakarta Selatan yang tergenang banjir dengan ketinggian paling tinggi 150 cm. (Put/A-1)
Selain hujan ekstrem, wilayah terdampak berada pada Sub DAS Penakir, bagian hulu Sub DAS Gintung, dengan kondisi lereng agak curam hingga sangat curam
Banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet dipicu hujan ekstrem, lereng curam, tanah latosol rentan erosi, serta perlunya penguatan hutan lindung.
BENCANA banjir yang menerjang sejumlah titik di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disebabkan sejumlah faktor. Perbaikan saluran drainase pun akan dilakukan.
Hujan lebat mengguyur kawasan Gunung Muria sejak Selasa (27/1) mengakibatkan 50 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Pati kembali dilanda banjir dengan ketinggian 50-100 sentimeter.
NASIB korban banjir di Provinsi Aceh hingga Rabu (28/1) belum ada perubahan berarti. Sudah 63 hari para penyintas bencana dahsyat itu masih dipenuhi lumpur dalam rumah.
RIBUAN warga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terdampak bencana banjir. Sejumlah warga terpaksa harus mengungsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved