Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Tata Kota Nirwono Joga menyampaikan masih ada beberapa permasalahan saluran air di Jakarta. Beberapa permasalahan ini harus segera dilakukan guna mengurangi adanya potensi banjir lokal di DKI Jakarta.
“Pengerukan lumpur, saluran air tetap perlu diapresiasi sebagai upaya penanganan banjir. Namun itu tidak akan banyak membantu mengurangi banjir lokal,” katanya kepada Media Indonesia, Senin (28/9).
Baca juga: Ketua DPRD DKI Sebut Anies Lamban Antisipasi Banjir
Namun, upaya di atas tetap perlu dilakukan dalam rangka penanganan banjir dalam jangka panjang. Adapun persoalan saluran air yang harus diselesaikan di antaranya, rehabilitasi menyeluruh saluran air mikro/tersier/lingkungan (diameter 0,5 m), meso/sekunder/kawasan (1 m), dan makro/primer/kota (1,5 m), yang harus terhubung dengan baik. Termausk diameter saluran diperbesar menjadi 1,5 m (mikro), 2,5 (meso), dan 3-5 m (makro) agar kapasitas volume air bisa lebih besar.
Selanjutnya, saluran air harus terbebas dari jaringan utilitas kabel dan pipa yang tumpang tindih sehingga harus di tata ulang oleh Pemprov DKI Jakarta. Misalnya sebelah kiri khusus untuk jalur kabel listrik-telepon-serat optik dan sebelah kanan khusus untuk jalur pipa air bersih-gas-limbah. Dengan begitu yang bagian tengah bisa khusus untuk saluran air.
“Yang ketiga tentunya saluran air harus terhubung ke tempat-tempat penampung air seperti danau atau waduk terdekat,” tambah Nirwono.
Sehingga menurutnya, seharusnya target peningkatan kapasitas sungai/waduk ini bisa mencapai 20% per tahun. Sehingga untuk mencapai 100% bisa dituntaskan dalam waktu 5 tahun. Namun, Pemprov DKI mengatakan baru bisa melakukan peningkatan kapasitas mencapai 11% hingga akhir tahun ini.
“Target peningkatan kapasitas harusnya lebih signifikan misal per tahun 20% sehingga pada tahun ke 5 bisa mencapai 100%,” kata Nirwono. (OL-6)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved