Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Anies Diminta Buka Data Covid-19 Tanpa Manipulasi

Hilda Julaika
25/9/2020 13:00
Anies Diminta Buka Data Covid-19 Tanpa Manipulasi
Keluarga menyaksikan penguburan pasien covid-19 di TPU Pondon Ranggon, Jakarta.(AFP/BAY ISMOYO)

PENGAMAT Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membuka data kasus covid-19 secara transparan. Pasalnya, ia menilai data kasus covid-19 yang selama ini dibuka belum benar-benar transparan alias masih ada manipulasi data.

“Selama ini kan katanya dinyatakan kasusnya landai. Seperti apa angka-angkanya? Yang ada banyak yang dimanipulasi angkanya. Masyarakat tidak percaya masalahnya,” kritik Trubus kepada Media Indonesia, Jumat (25/9).

Baca juga: Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Kembali Meroket

Karenanya, ia meminta Pemprov DKI Jakarta membuka data dengan seterbuka mungkin sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Termasuk jika ada pejabat yang terkena covid-19 pun tidak perlu ditutupi. Ini berlaku untuk Pemerintah Pusat juga, menurutnya.

“Dengan angka-angka yang dipublikasikan Pemprov DKI itu, menurut saya, Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat itu bukalah semuanya. Gak usah ditutup-tutupi. Termasuk kalau ada pejabatnya yang tertular kayak Menteri Agama yang langsung membuka diri. Gak usah menutupi. Biar penangannya jelas. Toh orang yang kena covid-10 bukan penyakt aib atau buruk,” ungkapnya.

Menurutnya, penanganan covid-19 itu harus menyeluruh dan optimal. Diperlukan konsistensi dalam melakukan pembenahan dan penanganan kasus. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya