Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membuka data kasus covid-19 secara transparan. Pasalnya, ia menilai data kasus covid-19 yang selama ini dibuka belum benar-benar transparan alias masih ada manipulasi data.
“Selama ini kan katanya dinyatakan kasusnya landai. Seperti apa angka-angkanya? Yang ada banyak yang dimanipulasi angkanya. Masyarakat tidak percaya masalahnya,” kritik Trubus kepada Media Indonesia, Jumat (25/9).
Baca juga: Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Kembali Meroket
Karenanya, ia meminta Pemprov DKI Jakarta membuka data dengan seterbuka mungkin sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Termasuk jika ada pejabat yang terkena covid-19 pun tidak perlu ditutupi. Ini berlaku untuk Pemerintah Pusat juga, menurutnya.
“Dengan angka-angka yang dipublikasikan Pemprov DKI itu, menurut saya, Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat itu bukalah semuanya. Gak usah ditutup-tutupi. Termasuk kalau ada pejabatnya yang tertular kayak Menteri Agama yang langsung membuka diri. Gak usah menutupi. Biar penangannya jelas. Toh orang yang kena covid-10 bukan penyakt aib atau buruk,” ungkapnya.
Menurutnya, penanganan covid-19 itu harus menyeluruh dan optimal. Diperlukan konsistensi dalam melakukan pembenahan dan penanganan kasus. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved