Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta akan dilakukan kembali pada Senin (14/9). Menurut Peneliti bidang Ekonomi The Indonesian Institute, M. Rifki Fadilah, implikasi dari kebijakan ini akan sangat berdampak pada ekonomi masyarakat menengah ke bawah.
Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perlu untuk memberikan insentif yang tepat sasaran dan merata. Rifki bahkan menilai perlu ada perpanjangan insentif minimal hingga pertengahan 2021 mendatang.
“Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memberikan insentif bagi warganya untuk tinggal di rumah. Putaran berikutnya istrumen pemberian bantuan sosial, baik itu berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), sembako, kartu prakerja, hingga program keluarga harapan, atau pun bantuan listrik lainnya harus memiliki nafas yang panjang,” ujar Rifki, Jumat (11/9).
Baca juga: Kebijakan Kontraproduktif Picu Penularan Covid-19
Rifki menyebut pemberian bantuan sosial harus diperpanjang minimal hingga pertengahan tahun 2021. "Karena belum dapat dipastikan apakah tahun depan pandemi covid-19 akan berakhir, sambil menunggu vaksin yang akan diproduksi massal pada awal tahun 2020," sambungnya.
Oleh sebab itu, selama proses tersebut, protokol kesehatan masih harus dijalankan.
Sementara itu, dengan pemberlakuan PSBB, menurutnya, ekonomi tidak berada pada posisi full employment. “Implikasinya masih ada 50% baik itu pekerja, pelaku bisnis, hingga pelaku terkait lainnya yang kehilangan biaya peluang yang cukup besar. Oleh sebab itu, pemerintah harus tetap memberikan kompensasi kepada mereka,” tutup Rifki. (OL-14)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved