Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH seorang tersangka tindak pidana penipuan dan penggelapan pemotongan kapal, M. Shiddik, memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (1/9).
Kapal yang terkonfirmasi milik PT Sulung Bungsu Mandiri, perusahaan dari M. Shiddik, dan telah dilaporkan kepada Polda Metro Jaya. Tercatat dengan nomor laporan Polisi:LP/5452/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimum, 31 Agustus 2019.
Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Jakarta Pusat, Ashari Syam, membenarkan M. Shiddik telah tiba di kantornya, siang tadi. "Proses selanjutnya mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi berkas perkara (M Shiddik)," kata Ashari, saat dihubungi Wartawan, Selasa (1/9).
Bahkan, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat telah menyiapkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang selanjutnya segera dilimpahkan ke pengadilan. "Beserta surat dakwaan untuk segera dilimpahkan ke pengadilan," sambungnya.
Ashari menyatakan, tak ada batas waktu maksimal untuk menyerahkan berkas perkara tersebut. "Tidak ada waktu maksimal. Biasanya mengikuti waktu masa penahanan," jelas Ashari.
Masa penahanan yang dimaksud, lanjutnya, yaitu 20 hari sebelum berkas perkara beserta barang bukti dilimpahkan ke pengadilan. "Masa penahanan pertama maksimal 20 hari, sebelum 20 hari berkas perkara beserta barang bukti sudah harus dilimpahkan ke pengadilan," tuturnya.
"Kalau belum siap surat dakwaan selama 20 hari tersebut, penahanan dapat diperpanjang paling lama 30 hari," lanjutnya.
Namun, jaksa penuntut umum (JPU) harus melimpahkan berkas perkara dan barang bukti ke pengadilan sebelum 30 hari berakhir sejak tersangka ditahan. "JPU sudah harus melimpahkan berkas perkara beserta barang bukti ke pengadilan," tutup Ashari.
Kronologi dugaan penipuan yang dilakukan M Shiddik terjadi pada 2011. Dimana M. Shiddik datang kepada satu korbannya untuk menggadaikan dokumen kapal TB Patih 1 atau biasa dikenal dengan dokumen Gross Akte dengan nomor pendaftaran kapal 2279, 16 Februari 2004 di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Laut.
Pada 2012 ahir, dikabarkan Kapal TB Patih 1 masuk di Pelabuhan Kali Baru Tanjung Priok, lokasi pemotongan kapal. Pada 2013, Kapal TB Patih, yang sudah digadai tersebut dipotong dan hasilnya dinikmati sendiri oleh M. Shiddik. (OL-13)
Baca Juga: Pesantren Tidak Terpengaruh RUU Cipta Kerja
Budi mengatakan, bukti dalam kasus ini mengarah kepada perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Yaqut dan Gus Alex. Sehingga, tersangkanya baru dua orang.
Meski begitu, Melissa berharap semua hak kliennya dipenuhi, meski sudah menjadi tersangka. Salah satunya yaitu menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
KPK menetapkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji setelah gelar perkara.
Agenda pemanggilan ini juga berkaitan dengan penyesuaian regulasi hukum terbaru yang berlaku di Indonesia.
Saham tersebut justru dialihkan kepada anak Kariatun, yakni Jason Kariatun, tanpa persetujuan Andi Uci Abdul Hakim.
Terdapat potensi tekanan terhadap pimpinan KPK yang tidak mampu mereka lawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved