Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jakpus Peringkat Kedua Kota dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Insi Nantika Jelita
20/8/2020 12:54
Jakpus Peringkat Kedua Kota dengan Kasus Covid-19 Terbanyak
Seorang warga melintas di depan instalasi yang menampilkan peti jenazah, petugas mengenakan APD, dan data statistik covid-19 di Jakarta.(AFP/ADEK BERRY)

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut Jakarta Pusat sebagai kota tertinggi kedua dengan kasus positif terbanyak.

Anggota Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menuturkan jumlah kasus kumulatif tertinggi di Indonesia pada analisa mingguan periode 16 Agustus 2020 didominasi kota-kota besar.

"Ini menjadi evaluasi dan perhatian khusus bagi masyarakat di kota besar untuk tetap waspada akan persebaran covid-19 di daerah mereka," kata Dewi dalam keterangan resmi, Rabu (19/8).

Baca juga: DKI: Ada Lebih Seratus Ribu Pelanggar Masker, Total Denda Rp3,4 M

Dari data yang dihimpun pihaknya, kota tertinggi dengan kasus positif covid-19 ialah Surabaya dengan 10.800 kasus. Kedua ialah Jakarta Pusat dengan 7.535 kasus covid-19, Semarang dengan 6.351 kasus diperingkat ketiga, Makassar dengan 5.938 kasus, Medan 3.172 kasus dan kota lainnya.

Dewi juga memaparkan untuk data jumlah kumulatif kematian dan angka kematian per 100 ribu penduduk di peringkat nasional, Surabaya berada di peringkat pertama nasional, disusul oleh Kota Semarang pada peringkat kedua dan Jakarta Pusat di peringkat ketiga.

Saat dikonfirmasi, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menuturkan penyebab tingginya kasus positif covid-19 di daerahnya berasal dari klaster perkantoran.

"Perkantoran di Jakpus kan memang banyak. Selain itu pemukiman warga juga padat di sini," kata Irwandi.

Di Jakarta sendiri, jumlah kasus konfirmasi secara total hingga Rabu (19/8) adalah sebanyak 31.162 kasus.

Dari jumlah tersebut, 21.069 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 67,6%, dan 1.046 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3,4%. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya