Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok akan menindak pembangunan gedung yang lokasinya diduga melanggar garis sempadan sungai di seberang Perumahan Gema Pesona Estate Kota Depok.
Kepala Dinas PUPR Kota Depok Dadan Rustandi kemarin mengatakan perlu pengukuran di lokasi untuk menentukan jarak persis antara gedung yang dibangun dan sungai sehingga dapat dipastikan adanya pelanggaran.
Apabila terbukti melanggar, kata Dadan, pihaknya akan berkirim surat ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok untuk penertiban sesuai dengan Perda Nomor 16/2012.
Dadan yang sudah melihat gambar bangunan itu mengatakan pembangunan gedung yang melewati garis sempadan itu harus ditertibkan karena memakan badan anak sungai.
Tak cuma itu lokasi pembangunan gedung tersebut juga mengancam kelestarian lingkungan.
Dengan adanya bangunan di tepi sungai, jika terjadi luapan air anak Sungai Ciliwung, air itu akan naik ke permukaan dan menggenangi rumah warga yang berada tidak jauh dari sungai.
“Jika tak ditertibkan, akan memicu potensi banjir karena tentu akan banyak sampah yang tersangkut di sungai dan terjadi pendangkalan,” katanya.
Sebelumnya, warga Perumahan Gema Pesona Estate, Depok, Jawa Barat, mengeluhkan pembangunan gedung yang memakan badan anak Sungai Ciliwung di seberang perumahan tersebut.
“Bangunan itu memakan sekitar 3 meter badan sungai. Lebar sungai berkurang sehingga air sungai lari dan meng hantam sisi sungai di perumahan kami,” kata seorang warga, kemarin.
Pengurus RT dan RW Perumahan Gema Pesona meninjau lokasi, Minggu (16/8). Mereka akan melaporkan bangunan itu ke kelurahan. Warga mengharapkan Pemkot Depok menghentikan pembangunan gedung tersebut.
Media Indonesia yang datang ke lokasi, Minggu, menyaksikan bangunan tersebut sudah berupa tiang-tiang beton. Sudah ada dinding fondasi. Bangunan berada persis berdiri di tepi sungai dan memakan badan sungai. (KG/J-1)
Sektor bangunan gedung memegang peranan krusial dalam mitigasi perubahan iklim di Indonesia.
Bangunan berperan besar dalam isu perubahan iklim, dengan kontribusi hampir 40% terhadap emisi karbon global.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028 menggantikan Mursyid.
Petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.13 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian.
Pemerintah juga akan melakukan audit keuangan pesantren calon penerima bantuan. Menurut Muhaimin, dana segar tidak akan diberikan kepada pesantren yang mampu merenovasi gedung.
Sektor bangunan di Indonesia, saat ini, menyumbang 33% emisi gas rumah kaca, dengan penggunaan pendingin sebagai salah satu penyumbang terbesar.
Berbagai kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kepedulian, memperkuat aksi kolektif, dan menginspirasi kecintaan generasi muda terhadap kelestarian Sungai Ciliwung.
Kerusakan sungai akan berimbas pada risiko banjir yang semakin luas.
Normalisasi merupakan langkah krusial menekan risiko banjir, terutama menjelang puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi hingga Februari
Keberhasilan program ini tidak bisa bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Sebanyak 43 perahu daur ulang dari berbagai kecamatan di DKI Jakarta meramaikan Festival Cilung 2025, sebagai kampanye pemanfaatan sampah anorganik menjadi karya seni bernilai ekonomi.
Pendekatan ekosistem dalam pengelolaan DAS bukan sekadar jargon. Ini adalah syarat keberlanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved