Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan program besar pengendalian banjir tahun ini akan tetap berjalan meski ada dampak pelemahan ekonomi dari pandemi covid-19.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf memaparkan program besar tersebut, antara lain pembebasan lahan untuk melanjutkan pembangunan waduk dan kali.
Untuk waduk, total ada enam yang akan dilanjutkan pembebasan lahannya dengan dana Rp229 miliar. Keenam waduk itu adalah Waduk Kampung Rambutan 1 dan 2, Waduk Cimanggis, Waduk Brigif, Waduk Pondok Ranggon, dan Waduk Lebak Bulus.
"Waduk kita lanjut terus. Ada enam kan tahun ini. Anggarannya Rp229 miliar," kata Juaini saat dikonfirmasi, Rabu (12/8).
Waduk-waduk itu setelah pembebasan lahan akan dilanjutkan dengan pengerukan dan naturalisasi. Naturalisasi yang dimaksud ialah agar di pinggiran danau bisa menjadi ruang terbuka hijau dengan ditanami pepohonan yang rindang.
Baca juga: Fraksi NasDem Dorong Normalisasi Sungai Dilanjutkan
Sementara itu pembebasan lahan sungai juga secara bertahap dibayarkan akhir bulan ini untuk normalisasi. Ada lima sungai yang area pinggirnya akan dibebaskan yakni Kali Sunter, Kali Ciliwung, Kali Pesanggrahan, Kali Kramat Jati, dan Kali Ciliwung.
Untuk pembebasan lahan normalisasi sungai, Juaini menyebut ada dana Rp500 miliar yang disisihkan.
"Bulan ini mulai pembayaran di Kali Angke dan Kali Kramat Jati. Nanti menyusul yang lain kita inventarisir dulu. Kalau sudah bayar, BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane) langsung masuk kerjakan turapnya," jelasnya. (OL-14)
Salah satu poin krusial dalam aturan tersebut adalah larangan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN selama masa WFH berlangsung.
Ia menekankan, kebijakan tersebut tidak menjadi kendala bagi Pemprov DKI. Menurutnya, Jakarta telah memiliki kesiapan birokrasi.
Pemprov DKI perlu menempatkan perlindungan warga Jakarta sebagai prioritas utama.
Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan strategi agar tempat wisata di Ibu Kota tetap kondusif ketika terjadi lonjakan wisatawan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan fasilitas pengolahan sampah tersebut direncanakan dibangun di tiga lokasi strategis.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta resmi menyediakan layanan TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) pada Kamis (12/3).
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menyiagakan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
Perlu pembuatan sistem pencegahan banjir yang cukup besar seperti waduk atau embung
Penambahan bukaan pintu pelimpah air dilakukan lantaran kian meningkatnya curah hujan di wilayah hulu waduk.
Di tengah kota Jakarta akan dibangun juga sumur-sumur resapan dan biopori agar tanah air di Jakarta ini sendiri juga bertambah.
Seluruh elemen masyarakat Jakarta diimbau dapat turut serta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved