Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta lurah untuk menunda pemilihan ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di tengah pandemi covid-19.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran No 51/SE/2020 tentang Penundaan Pemilihan Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga. Surat ditandatangani Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah.
"Para lurah agar menunda pemilihan RT dan RW pada masa tanggap darurat. Sampai berakhirnya masa keadaan tanggap darurat di DKI Jakarta atau memperhatikan perkembangan situasi lebih lanjut," ujar Saefullah dalam surat edaran, Selasa (21/7).
Baca juga: 305 Pedagang Pasar di Jakarta Positif Covid-19
Selain itu, lurah diminta menetapkan keputusan terkait perpanjangan masa bakti ketua RT dan RW selama penundaan pemilihan.
"Atau menetapkan caretaker ketua RT dan RW dengan keputusan lurah. Dalam hal pengurus RT atau pengurus RW berhenti sebelum habis masa baktinya," imbuh Saefullah.
Kendati demikian, hasil pemilihan ketua RT dan RW sebelum surat edaran keluar, dinyatakan tetap berlaku. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; memperpanjang PSBB masa transisi fase pertama. PSBB transisi diperpanjang selama dua pekan sampai 30 Juli. Adapun kasus covid-19 di Ibu Kota sudah melampaui 16 ribu orang.(OL-11)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved