Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI Jakarta akan membebaskan biaya retribusi berikut denda administrasi hunian maupun kios yang ada di rusunawa. Pembebasan hanya diberikan kepada warga yang terdampak covid-19.
Kebijakan itu dituangkan dalam Peraturan Gubernur No 61 tahun 2020 tentang Pemberian Keringanan Retribusi Daerah dan atau Penghapusan Sanksi Administrasi Kepada Wajib Retribusi yang Terdampak Bencana Nasional Covid-19. Biaya retribusi dan denda administrasi yang dibebaskan adalah yang terhitung sejak 13 April 2020 atau saat presiden mengumumkan status darurat bencana non alam covid-19.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengungkapkan jumlah tunggakan biaya sewa rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dikelola Pemprov DKI Jakarta selama pandemi Covid-19 bernilai fantastis yakni Rp 71 miliar.
"Untuk data tunggakan rusunawa per 29 Juni 2020 mencapai Rp71.258.333.105," kata Sarjoko saat dikonfirmasi, Selasa (7/7).
Dari jumlah itu ia menyebut jumlah warga terprogram yang menunggak biaya sewa sebanyak 6.458 orang dengan jumlah tunggakan sebesar Rp44,8 miliar.
"Untuk warga umum yang menunggak ada 5.525 orang (dengan jumlah tunggakan sebesar) Rp26,9 miliar," jelasnya.
Di samping itu, ada sebanyak 1.384 unit usaha atau kios yang menunggak biaya retribusi sewa dengan jumlah tunggakan sebesar Rp3,6 miliar.
Sarjoko menegaskan para penghuni terdampak Covid-19 yang menunggak biaya restribusi sewa tidak akan diusir. Alasannya, Pemprov DKI telah membebaskan pembayaran biaya retribusi sewa sejak 13 April hingga dicabutnya status Covid-19 sebagai bencana nasional.
"Yang benar-benar terdampak Covid-19 tidak akan ada pengusiran. Intinya diberikan pembebasan biaya retribusi sewa, tidak termasuk biaya pemakaian air dan listrik," tutupnya.(OL-4)
“Kalau terlalu lama di lokasi pengungsian, mereka bisa merasa terasing. Karena itu, saat sudah punya tempat, mereka bisa beradaptasi kembali dengan lingkungan dan masyarakat sekitar."
Sekitar 60-70% pekerjaan pembongkaran telah rampung hingga Oktober 2025, meliputi pembersihan puing dan survei struktur.
Kegiatan ini menggunakan pendekatan interdisipliner untuk mendorong tumbuhnya keterampilan ekspresif, empati, serta daya cipta anak-anak melalui media sastra, musik, dan konseling.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengevaluasi kebijakan sewa murah rumah susun sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan hunian layak dan upaya mendorong kemandirian w
Sekretaris DPRKP DKI Meli Budiastuti mengatakan penghuni yang seperti itu tidak akan diperpanjang masa tinggalnya di rusunawa.
Penerapan kebijakan durasi sewa Rusun maksimal enam tahun bagi masyarakat umum dan 10 tahun bagi yang terprogram memicu keresahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved