Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KABARESKRIM Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menindak tegas para pelaku atau penyebar informasi palsu atau hoaks di Indonesia.
Listyo menegaskan, seluruh jajaranny untuk tidak pandang bulu sedikitpun dalam memberantas hoaks.
"Agar anggota baik di pusat maupun wilayah untuk melakukan tindakan dan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku hoaks," kata Listyo, Jumat (3/7).
Listyo mengklaim bahwa tindakannya telat lantaran saat ini Indonesia tengah memghadapi pandemi covid-19 yang belum tuntas.
Listyo menilai penyebaran hoaks atau bentuk provokator di tengah pandemi malah semakin membuat situasi kambtimas runyam.
Baca juga : Polisi: Berhenti Sebar Video Intip Payudara di Starbucks
Adanya hoaks, menurut Listyo, dapat mengakibatkan masyarakat resah dan panik terhadap issu yang menyesatkan yang merugikan masyarakat khususnya di masa Pandemi.
Sebelumnya, Polri berhasil menangkap dua pelaku penyebar hoaks yang provokatif soal kondisi perbankan di Indonesia.
Kedua tersangka yang berinisial AY dan IS ditangkap karena menyebarkan isu hoaks soal penarikan dana (rush money) dari Bank Bukopin, BTN, dan Mayapada.
"Mereka adalah AY, yang diringkus di Jakarta Timur, dan IS yang dibekuk di Malang, Jawa Timur, pada Kamis (2/7)," ujar Dirtipid Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi di Bareskrim Polri, Jumat (3/7). (OL-2)
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
UU ITE 2024 tidak menghapus sanksi pidana bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Regulasi baru justru memperjelas batasan jenis kebohongan digital
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya hoaks cuaca di puncak musim hujan Desember-Februari, termasuk isu Squall Line.
BMKG memastikan kabar ancaman Squall Line dan badai ekstrem 31 Desember 2025–1 Januari 2026 adalah hoaks. Tidak ada peringatan resmi dikeluarkan.
Sebuah video palsu berdurasi 12 detik yang mengeklaim sebagai rekaman sel Jeffrey Epstein sebelum tewas muncul di situs pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved