Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, Jakarta Timur merupakan wilayah paling rawan banjir. Hal itu disampaikan Riza saat meninjau enam waduk di Jaktim.
“Kita tinjau tujuannya adalah ingin mengecek berapa besar banjir yang ada di wilayah Jakarta ini. Ternyata di Jakarta itu (wilayah) banjir yang paling banyak itu di wilayah Jakarta Timur. Masyarakat mungkin menyangka di Utara, di Barat, tapi yang paling banyak banjir itu di Jakarta Timur,” jelas Riza dalam keterangan resminya, Jakarta, Minggu (28/6).
Adapun enam waduk di Jakarta Timur yang ditinjau Riza ialah Waduk Cimanggis, Cibubur, lalu di Waduk Pondok Ranggon, Cipayung, Embung Kampung Dukuh, Kramat Jati. Lalu Waduk Banjir Kanal Timur, Waduk Ujung Menteng dan Waduk Ria-Rio, Pulo Gadung.
Mengenai pembiayaan, khususnya untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas waduk dan penambahan belanja pompa, Riza meminta agar dilakukan dengan anggaran multitahun (multiyears).
Termasuk dengan adanya keterlibatan Pemerintah Pusat melalui Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur yang telah disahkan pada April 2020.
“Kami akan bekerja sama dengan Pemerintah Pusat ya. Karena tidak mungkin dibebankan seluruhnya masalah banjir mulai dari pembebasan lahan, normalisasi, naturalisasi, waduk, sungai, pedestrian, dan lain-lain dibebankan pada APBD DKI," kata Ketua DPP Gerindra itu.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar menuturkan, terdapat 72 titik banjir yang berada di 33 kelurahan di Jakarta Timur. Menurutnya, masyarakat meminta agar segera dilakukan penanganan banjir yang benar.
“Kemarin banjir pertama kalinya di Januari 2020, di Pondok Ranggon ini luar biasa besarnya. Lalu, saya lihat fungsi pompa, telah berfungsi maksimal dan kita (juga buat) sodet. Alhamdulillah banjir berikutnya sudah berkurang 50-150 cm,” imbuhnya. (OL-8).
Pantauan tinggi muka air (TMA) Jakarta hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Cengkareng Drain status Bahaya (Siaga 1), Manggarai & Karet Siaga 3.
Sebagian warga Bumiayu memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka terdampak banjir. Tak hanya itu, ratusan hektare tanaman padi juga rusak.
Prakiraan cuaca Jabodetabek 29 Januari 2026. BMKG peringatkan potensi hujan lebat di Bogor dan Depok sore ini. Waspada banjir kiriman.
Banjir Jakarta hari ini, Kamis 29 Januari 2026, merendam 18 RT di Jakarta Timur dan Selatan. Ketinggian air capai 150 cm di Bidara Cina akibat luapan Ciliwung.
Prakiraan cuaca Jakarta hari ini, Kamis 29 Januari 2026. BMKG peringatkan potensi hujan lebat disertai petir di Jakarta Selatan dan Pusat.
Selain hujan ekstrem, wilayah terdampak berada pada Sub DAS Penakir, bagian hulu Sub DAS Gintung, dengan kondisi lereng agak curam hingga sangat curam
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved