Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT kriminalitas di Indonesia meningkat selama masa pandemi covid-19, data statistik kejahatan yang dicatat Polri, pada minggu ke-19 dan ke-20 terjadi kenaikan sebesar 7,04 persen.
Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan pada pecan ke-19 pandemi terjadi 3.481 kasus kemudian dipekan ke-20 naik 245 kasus menjadi 3.726 kasus kejahatan.
Ahmad menambahkan, meningkatnya angka kriminalitas terdapat dalam kejahatan jalanan, kejahatan siber, dan penculikan.
Baca juga :Polisi Telah Bubarkan 1,3 Juta Kerumunan Massa Guna Cegah Korona
Sementara kasus narkotika mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni antara 1 sampai 57 persen.
Masyarakat memang merasakan betul kenaikan insiden kriminal selama pandemi korona. Perampok di minimarket kian marak,hingga kasus pencurian motor, penjambretan, bersliweran di tengah masyarakat.
Adanya sejumlah narapidana asimilasi yang mengulangi kejahatan menjadi salah satu faktor meningkatnya kejahatan di kala pandemi.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. Ia menegaskan agar kepolisian tegas untuk menyeret kembali warga binaan ke penjara jika kedapatan melakukan pengulangan tindak pidana. (OL-2)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved