Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH perusahaan di Jakarta yang telah melaksanakan kebijakan bekerja di rumah atau work from home (WFH) sampai Rabu (29/4) hari ini ada 3.902 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 1.056.877 orang. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mencatat jumlah tersebut berdasarkan laporan dari perusahaan.
Dari 3.902 perusahaan, sebanyak 1.346 perusahaan dengan 183.273 tenaga kerja telah menghentikan seluruh kegiatan operasional kerjanya selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Baca juga: Ini Alasan Anies tak Ingin Umbar Penurunan Kasus Covid-19 Jakarta
Lalu, sisanya ada 2.556 perusahaan dan 873.604 tenaga kerja yang mengurangi sebagian kegiatan operasional kerja.
Jumlah perusahaan yang sudah WFH bertambah dari sebelumnya. Pada Selasa,(28/4) sebanyak 3.893 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 1.053.073 orang tercatat bekerja di rumah.
Dari 3.893 perusahaan, 1.342 perusahaan dan 182.994 tenaga kerja menghentikan seluruh kegiatan operasional kerjanya. Lalu, ada 2.551 perusahaan dan 870.079 tenaga kerja yang mengalami pengurangan kegiatan.
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta juga melaporkan sebanyak 101 perusahaan di Jakarta ditutup karena melanggar PSBB.
"Dari 101, 33 perusahaan di Jakarta Selatan, 16 perusahaan di Jakarta Pusat, 26 di Jakarta Barat, 19 perusahaan di Jakarta Utara, 7 Jakarta Timur, dan nihil Kepulauan Seribu," kata Kepala Dinasker DKI Jakarta, Andri Yansyah berdasarkan laporan tersebut, Jakarta, Selasa (28/4). (OL-6)
Salah satu poin krusial dalam aturan tersebut adalah larangan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN selama masa WFH berlangsung.
Penghematan fiskal sebesar Rp6,2 triliun dari kebijakan work from home (WFH) perlu dicermati secara kritis dan tidak dapat dianggap sebagai angka pasti.
Airlangga memastikan sektor pelayanan publik dan sektor strategis tetap berjalan normal seperti biasa.
Penerapan WFH merupakan bagian dari efisiensi. Terutama upaya menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa sejumlah sektor usaha tidak akan mengikuti kebijakan work from home (WFH) seperti sektor kesehatan dan energi
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan skema penerapan work from home (WFH) bagi ASN pada Jumat selama sehari sepekan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved