Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH perusahaan di Jakarta yang telah melaksanakan kebijakan bekerja di rumah atau work from home (WFH) sampai Rabu (29/4) hari ini ada 3.902 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 1.056.877 orang. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mencatat jumlah tersebut berdasarkan laporan dari perusahaan.
Dari 3.902 perusahaan, sebanyak 1.346 perusahaan dengan 183.273 tenaga kerja telah menghentikan seluruh kegiatan operasional kerjanya selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Baca juga: Ini Alasan Anies tak Ingin Umbar Penurunan Kasus Covid-19 Jakarta
Lalu, sisanya ada 2.556 perusahaan dan 873.604 tenaga kerja yang mengurangi sebagian kegiatan operasional kerja.
Jumlah perusahaan yang sudah WFH bertambah dari sebelumnya. Pada Selasa,(28/4) sebanyak 3.893 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 1.053.073 orang tercatat bekerja di rumah.
Dari 3.893 perusahaan, 1.342 perusahaan dan 182.994 tenaga kerja menghentikan seluruh kegiatan operasional kerjanya. Lalu, ada 2.551 perusahaan dan 870.079 tenaga kerja yang mengalami pengurangan kegiatan.
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta juga melaporkan sebanyak 101 perusahaan di Jakarta ditutup karena melanggar PSBB.
"Dari 101, 33 perusahaan di Jakarta Selatan, 16 perusahaan di Jakarta Pusat, 26 di Jakarta Barat, 19 perusahaan di Jakarta Utara, 7 Jakarta Timur, dan nihil Kepulauan Seribu," kata Kepala Dinasker DKI Jakarta, Andri Yansyah berdasarkan laporan tersebut, Jakarta, Selasa (28/4). (OL-6)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang imbauan pembelajaran jarak jauh (PJJ) serta kebijakan work from home (WFH) hingga 1 Februari 2026.
Kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir dinilai turut memengaruhi mobilitas masyarakat.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan ASN di DKI Jakarta menerapkan work from home akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI dan sekitarnya.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta menerapkan work from home atau bekerja dari rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung resmi mencabut kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Ia memastikan seluruh ASN kembali berkantor mulai hari ini (3/9)
Meskipun banyak yang berharap Work From Home (WFH) bisa mengatasi burnout, kenyataannya WFH tidak selalu menjadi solusi efektif bagi kesehatan mental pekerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved