Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Anies Tergetkan 8000 Sampel per Hari Pengetesan Covid-19

Insi Nantika Jelita
16/4/2020 22:56
Anies Tergetkan 8000 Sampel per Hari Pengetesan Covid-19
Hasil rapid test(Antara)

DITARGETKAN pengambilan tes sampel korona covid-19 capai 8000 warga per hari dari 23 laboratorim kesehatan daerah (Labkesda) penanganan covid-19.

Menurut Gubernur  DKI,Anies Baswedan, saat ini baru bisa mencapai 4.524 sampel warga yang dapat diambil lewat Labkesda.

"Nah, kami berharap nanti akan bertambah dari Kalbe Farma dengan kapasitas 4.000 lebih (sampel). Sehingga, bisa menjadi 8.000 per hari," ujar Anies dalam video conference dengan Timwa Covid-19 DPR RI, Jakarta, Kamis (16/4).

Pentingnya memperbanyak test sampel Covid-19 dari warga, ungkap Anies, untuk mengetahui lebih cepat siapa saja yang terjangkit virus menular dari Tiongkok itu.

Menurutnya, swab test atau PCR lebih efektif ketimbang rapid test.

"Kami melihat bahwa pengetesan rapid ini punya potensi kekeliruan yang cukup tinggi. Karena itu kita mendorong kapasitasnya ditingkatkan untuk tes PCR," tutur Anies.

Saat ini kasus positif Covid-19 di Jakarta sudah menembus 2.670. Anies menyebut membutuhkan kampanye kesadaran yang sangat serius dari semua pihak. Penegakan aturan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga sudah diberlakukan

"Kami meyakini bahwa harus ada proses edukasi, karena pemahaman atas masalah virus ini belum merata di masyarakat," pungkas Anies. (OL-2)

Insi Nantika Jelita

Anies Tergetkan 8000 Sampel per Hari Pengetesan Covid-19

Ditargetkan penga;mbilan tes sampel korona covid-19 capai 8000 warga per hari dari 23 laboratorim kesehatan daerah (Labkesda) penanganan covid-19.

Menurut Gubernur  DKI,Anies Baswedan, saat ini baru bisa mencapai 4.524 sampel warga yang dapat diambil lewat Labkesda.

"Nah, kami berharap nanti akan bertambah dari Kalbe Farma dengan kapasitas 4.000 lebih (sampel). Sehingga, bisa menjadi 8.000 per hari," ujar Anies dalam video conference dengan Timwa Covid-19 DPR RI, Jakarta, Kamis (16/4).

Pentingnya memperbanyak test sampel Covid-19 dari warga, ungkap Anies, untuk mengetahui lebih cepat siapa saja yang terjangkit virus menular dari Tiongkok itu.

Menurutnya, swab test atau PCR lebih efektif ketimbang rapid test.

"Kami melihat bahwa pengetesan rapid ini punya potensi kekeliruan yang cukup tinggi. Karena itu kita mendorong kapasitasnya ditingkatkan untuk tes PCR," tutur Anies.

Saat ini kasus positif Covid-19 di Jakarta sudah menembus 2.670. Anies menyebut membutuhkan kampanye kesadaran yang sangat serius dari semua pihak. Penegakan aturan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga sudah diberlakukan

"Kami meyakini bahwa harus ada proses edukasi, karena pemahaman atas masalah virus ini belum merata di masyarakat," pungkas Anies. (OL-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Baharman
Berita Lainnya