Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLSEK Kembangan, Jakarta Barat, Komisaris Polisi (Kompol) Fahrul Sudiana dimutasi. Dia dicopot karena menyelenggarakan pesta pernikahan di tengah potensi penyebaran virus korona (Covid-19).
"Berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya (Inspektur Jenderal Nana Sudjana), sejak hari ini, yang bersangkutan dimutasikan ke Polda Metro Jaya sebagai analis kebijakan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (2/4).
Menurut dia, Polri tidak membeda-bedakan dalam menindak pembuat kerumunan. Setiap orang yang mengumpulkan massa, seperti pesta pernikahan di tengah wabah korona, akan menerima konsekuensi sesuai maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis.
Baca juga: MUI dan Dewan Masjid DKI Jakarta Serukan Ditiadakan Salat Jumat
"Yang bersangkutan hasil pemeriksaan awal oleh Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya telah melanggar disiplin dan juga melanggar maklumat Kapolri. Maklumat Kapolri tidak hanya berlaku untuk masyarakat saja, tapi berlaku juga untuk anggota Polri dan keluarganya," jelas Yusri.
Foto pernikahan Kompol Fahrul dan istrinya beredar di media sosial Instagram Sabtu (21/3). Fahrul mengunggah foto acara itu di akun Instagram miliknya @pauull_21 dengan mengucapkan apresiasi kepada berbagai pihak.
"Alhamdulillah lancar, terima kasih untuk Detasemen Akademi Kepolisian Angkatan 38 Setia 2006 @38setia yang telah mengantarkan prosesi pedang pora pernikahan saya, kalian luar biasa 21.03.2020 #ricafahrulovestory," ungkap Fahrul. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved