Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan imbauan kepada warga ibu kota untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Masyarakat pun diminta agar tidak keluar rumah untuk meminimalisasi penularan virus korona.
"Jangan keluar rumah kecuali amat penting. Sebisa mungkin kerjakan pertemuan secara jarak jauh. Jalankan ini dengan serius untuk seluruh anggota keluarga. Selamatkan diri sendiri, selamatkan keluarga, dan itu artinya menyelamatkan orang banyak," kata Anies dalam keterangan resmi, Minggu (15/3).
Ia juga meminta warga tidak bereksodus keluar kota maupun ke kampung halaman.
Baca juga: Akibat Korona, Museum di Bogor Ditutup
Menurutnya, segala potensi bisa terjadi termasuk warga yang tidak menampakkan gejala ternyata memiliki virus dan justru menularkan virus ke warga daerah asalnya.
"Saya berpesan kepada semua, usahakan tidak bepergian ke luar kota. Tunda rencana pulang kampung sampai kondisi penularan terkendali. Jangan sampai ada di antara kita yang pulang kampung dan tanpa disadari justru membawa virus tersebut ke kampung halaman atau ke wilayah lain. Karena Jakarta saat ini merupakan salah satu tempat virus tersebut telah menular dari satu pribadi ke pribadi lain," tegasnya.
Anies juga mengimbau warga menghindari tempat yang berpotensi jadi media penularan. Misalnya kawasan penuh pengunjung atau kegiatan yang bila dihadiri harus saling berdekatan.
"Tunda semua kegiatan pengumpulan orang banyak. Walaupun kegiatannya mulia baik dan dirasa perlu, tapi jika tidak urgent, tunda saja. Misalnya, arisan, pengajian, rapat-rapat, majelis talim dan sebagainya. Tunda dulu di waktu saat ini sudah bisa terkendali," tukasnya.
Sementara itu, terkait kegiatan keagamaan, Anies menyebut dalam kondisi seperti ini agar kegiatan itu dilakukan di rumah saja.
Ia menegaskan sejak awal virus korona merebak di Tiongkok dan negara-negara Asia lainnya, Pemprov DKI telah memantau dan mempersiapkan berbagai langkah.
Namun, upaya pencegahan ditegaskan Anies tidak hanya bisa dilakukan pemerintah saja.
"Pencegahan penularan Covid-19 tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. Seluruh warga harus bekerja bersama. Penularan ini terjadi karena interaksi dari orang ke orang. Karena itu kita semua harus ambil tanggung jawab, terlibat, mencegah. Pencegahan harus dilakukan kita semua," tukasnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved