Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI ini beredar pesan berantai terkait langkah-langkah yang dilakukan Pemprov DKI terkait pencegahan penularan virus korona.
Pesan berantai itu beredar di aplikasi percakapan WhatsApp yang di antaranya menyebut Pemprov DKI akan melakukan sejumlah langkah pencegahan seperti isolasi lokasi episentral, membatasi jam buka restoran, penghentian atau pembatasan aktivitas sekolah, dan penutupan aktivitas publik.
Selain itu, dalam pesan itu juga menyebut beberapa daerah dengan potensi virus korona yakni Setia Budi, Pancoran, Mampang, Penjaringan, Mampang, Penjaringan, dan Kembangan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Atikah Nur Rahmania menegaskan materi dalam pesan itu tidak benar.
"Itu tidak benar," kata Atikah ketika dihubungi Media Indonesia, Kamis (12/3).
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak memercayai dan segera menyebarluaskan pesan yang belum terkonfirmasi.
Sementara itu, Pemprov DKI akan mengeluarkan edaran berisi himbauan agar masyarakat merujuk pada informasi yang dikeluarkan pemerintah.
"Akan diterbitkan seruan dan himbauan kepada masyarakat informasi resmi agar merujuk pada kanal resmi pemerintah," tegasnya.(OL-2)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved