Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menyebut Pemprov DKI dan pemerintah pusat harus bisa menangani banjir. Selain sebagai Ibu kota Negara, Jakarta merupakan pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis.
Ia mengatakan aktivitas bisnis di sentra-sentra perdagangan Ibu kota menjadi terganggu akibat banjir.
"Ibu kota Jakarta ini harus benar-benar dikelola secara serius. Memalukan Ibu kota negara berulang kali dilanda bencana banjir. Kalangan bisnis bisa saja akan serius mempertimbangkan berdagang di Jakarta, jika setiap kali hujan selalu diikuti banjir," ujar Wibi dalam keterangan resmi, Rabu (26/2).
Banjir yang menerpa Jakarta, menurutnya, juga bisa menghambat pelayanan publik, mengurangi mobilisasi para karyawan dan pekerja, serta memperlambat transportasi publik.
Baca juga: Diundang DPR untuk Bahas Banjir, Anies tidak Datang
Jakarta, kata Wibi, adalah barometer bisnis Indonesia. Jika barometer tersebut sering diganggu banjir, tentu saja akan mengendurkan aktivitas perdagangan yang pada akhirnya mengurangi minat investor.
"Di negara lain juga ada hujan, tetapi tidak sampai menimbulkan banjir yang mengganggu aktivitas bisnis. Jangan lupa, banjir juga masuk dalam salah satu pertimbangan investor menanamkan modalnya di suatu negara," jelas Wibi.
Jakarta dan sekitarnya, akhir-akhir ini, semakin sering dilanda banjir. Kawasan-kawasan yang sebelumnya tidak tersentuh banjir, menurut Wibi, kini mengalaminya.
Peristiwa itu, semestinya mendorong Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI khususnya duduk bersama membuat program untuk mengatasinya.
"Ibu kota negara kelak boleh saja pindah, tetapi pusat bisnis kan masih tetap di Jakarta. Kalau banjir terus menerus seperti ini, lama-lama pusat bisnis juga ikut pindah," pungkas Wibi. (OL-1)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved