Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) menargetkan normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 1,5 kilometer (km) pada tahun ini. Proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp 30 miliar
Namun, saat ini program normalisasi terkendala pembebasan lahan. Pembebasan lahan untuk sodetan Kali Ciliwung dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui BBWSCC.
"Ya ada target untuk menormalisasi Kali Ciliwung sekitar 1,5 km bisa kita lakukan. Di daerah Pejaten Timur dan Istiqlal," jelas Kepala BBWSCC, Bambang Hidayah, di Balai Kota Jakarta, Senin (24/2).
Pembebasan lahan untuk sodetan Kali Ciliwung di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, masih menunggu penentuan lokasi (penlok) dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Baca juga: Masih Dibutuhkan Lahan 30,4 Ha Untuk Normalisasi Kali Ciliwung
Pembebasan lahan dilakukan untuk melanjutkan pembangunan sodetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT). Hingga saat ini, kemajuan pembangunan sodetan Ciliwung mencapai 600 meter. Kurang 660 meter dari total sodetan sepanjang 1,26 km dengan berkapasitas 60 m3 per detik.
"Dibebaskan dulu lahannya di Kelurahan Bidara Cina. Kurang lebih 13.000 meter persegi, bukan bidang yah. Bidangnya nanti kalau satgas sudah turun. Rencana kalau penlok sudah keluar, nanti satgas bekerja," papar Bambang.
"Kemudian mengumpulkan berkas kepemilikan tanahnya. Jadi nanti dibikin suatu bidang oleh satgas. Biasanya kan yang pimpin BPN," tambahnya.
Setelah bidang lahan terpetakan, lanjut dia, baru diumumkan jumlah bidang yang digunakan. Nantinya, tim appraisal melakukan kajian untuk menilai kelayakan untuk proses penggantian. Adapun langkah konkret lainnya ialah menormalisasi sungai secara bertahap dan kemudian direvitalisasi.
"Seperti kemarin di Kemayoran. Danau Kemayoran terhadap underpass Kemayoran. Kami melakukan pengerukan di Danau kemayoran dengan dua eskavator. Kan kemarin hujan ekstrem. Jadi saat ekstrem kan tidak tenggelam lagi, turun 2,4 meter (air yang surut) karena pengerukan," tandas Bambang.(OL-11)
Upaya mitigasi bencana banjir dan longgor kembali ditegaskan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama yang digelar Korps Marinir TNi AL dan Pemprov Jabar.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta mempercepat langkah mitigasi banjir di Jakarta menghadapi potensi cuaca ekstrem dengan menargetkan normalisasi 12 sungai
Normalisasi sungai ini merupakan ikhtiar konkret untuk mengurangi dampak banjir dan melindungi masyarakat dari potensi kerugian.
AKADEMISI Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi Universitas Warmadewa, I Nengah Muliarta mengingatkan pemerintah daerah (pemda) di Bali untuk segera melakukan normalisasi sungai.
Hal ini diperkirakan karena saat ini sedang memasuki masa pancaroba dari cuaca kemarau ke penghujan
Normalisasi sungai merupakan upaya untuk mencegah terjadinya banjir di musim penghujan nanti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved