Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kecewa dengan proyek revitalisasi trotoar yang digagas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan justru memicu banjir.
Akibat proyek tersebut, saluran di bawah trotoar yang berada di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat terpampat sehingga menyebabkan banjir.
"Siang tadi saya mengecek langsung kawasan Menteng Jakarta Pusat yang sempat terendam banjir semalam hingga pagi tadi. Tidak beresnya saluran menjadi salah satu penyebab banjir yang terjadi. Ini menjadi program kerja yang mengecewakan," kata Prasetyo di Jakarta, Minggu (23/2).
Prasetyo mengaku mendapat laporan bahwa warga yang tinggal di kawasan Menteng itu tidak pernah terdampak banjir hebat sejak 2006.
Ia juga menyebut guiding block di atas saluran itu susah dibuka sehingga menyebabkan kesulitan petugas untuk membersihkan sampah-sampah di saluran itu.
"Harusnya gampang dibuka tutup. Ini gak bisa dibuka. Ini yang menjadi masalahnya. Keindahan trotoar tidak sebanding dengan dampak yang diakibatkan," tutur politisi PDI-P itu.
Baca juga: Jakarta Banjir, Pengamat: Gubernur Sibuk Urus Formula E di Monas
Menurut Prasetyo, bak kontrol air yang seharusnya memudahkan petugas untuk membersihkan saluran, ternyata juga tertutup rapat di lantai trotoar. Selain itu banyak sisa-sisa bahan bangunan yang justru menghambat jalannya air.
Ia menyayangkan ketidaksigapan petugas di lapangan menangani banjir. Hal itu karena kurangnya koordinasi antara dinas yang satu ke dinas lain.
Baca juga: 213 Gardu Listrik Belum Menyala Akibat Terdampak Banjir
"Saya sudah berulang kali mengingatkan agar tiap-tiap SKPD di Pemprov DKI Jakarta menyingkirkan ego sektoral. Sebab revitalisasi trotoar bukan hanya kerja Dinas Bina Marga, tetapi perlu perhitungan matang Dinas Sumber Daya Air," pungkasnya. (OL-8)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved