Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk secepatnya memperbaiki pompa-pompa yang rusak akibat terendam banjir. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan berlangsung pada Februari.
"Kami minta SDA mengecek seluruh pompa yang rusak agar segera diperbaiki sebelum hujan besar. Kita sudah siap duluan sebelum hujan besar datang pada Februari," ujar Ketua Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan Ida Mahmudah di Jakarta, Kamis (23/1).
Ida juga mengimbau kepada warga Jakarta agar menyiapkan sumur resapan. Sumur tersebut digunakan untuk menampung air hujan.
Sementara itu, Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengungkapkan sebanyak 31 pompa sedang diperbaiki dari total 478 pompa.
Baca juga: Jalan Yos Sudarso Tergenang, Lalu Lintas Tersendat
Adapun lokasi-lokasi pompa rusak tersebut tersebar di beberapa wilayah, seperti Jakarta Barat berada di bawah jalan layang Tomang, Jelambar Borobudur, Kampung Apung, Klingkit Cengkareng, Mangga Raya, serta RW 4 Kembangan Utara.
"(Alasan rusakannya) bervariasi ada yang kerendem dan ada juga yang overheat karena kerja terlalu kencang (beroperasi). Saat ini memang dalam proses perbaikan," terang Juaini.
Kemudian, untuk mengantisipasi cuaca ekstrem pada Februari, pihaknya menyiapkan pompa-pompa mobile yang ada dan mengupayakan penggunaannya yang maksimal. Disiapkan 189 pompa mobile dan 8 ribu satgas yang diperbantukan di titik rawan banjir.
"Saat ini kami upayakan perbaikan dipercepat supaya dalam waktu yang akan datang, prediksi (hujan deras) di Februari diharapkan semua pompa yang ada itu bisa beroperasi. Meskipun begitu seandainya masih ada yang perbaikan maka kami backup dengan pompa mobile yang kami punya," tandas Juaini. (OL-1)
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
Polisi menyelidiki kasus pencurian kabel pompa penanganan banjir di Kali Sekretaris, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang terjadi pada Rabu.
Desa Nansean yang dikelilingi perbukitan selama ini menghadapi kesulitan besar dalam memperoleh air bersih.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menyebut telah mengerahkan seluruh pompa yang dimiliki untuk mempercepat penyurutan air banjir
Seratus lebih mesin pompa air baik permanen maupun portable dengan kapasitas besar, diharapkan dapat beroperasi secara maksimal saat terjadi hujan lebat dan ada gejala banjir.
Banjir sebelumnya merendam jalur Pantura Kaligawe-Terboyo, Kota Semarang juga mulai surut sehingga membuat arus lalu lintas di ruas jalan nasional itu kembali lancar.
Hal itu burtujuan untuk menciptakan solusi berkelanjutan terkait distribusi air bersih yang tetap stabil utamanya di wilayah-wilayah dengan tekanan air rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved