Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyayangkan penebangan ratusan pohon di kawasan selatan Monas. Ia menilai janggal atas revitalisasi yang dikerjakan Gubernur Anies Baswedan tersebut.
"Kebijakan ini sangat rancu, mengingat di kota-kota dunia besar justru sedang berlomba-lomba menggalakan penghijauan, bukan malah melakukan penebangan," cuit Prasetyo dalam akun twitternya @PrasetyoEdi_, Jakarta, Senin (20/1).
Prasetyo mnegaku baru mengetahui ada sebanyak 190 pohon besar yang ditebang di kawasan Monas sisi selatan, alih-alih revitalisasi dan pembangunan pelataran serta plaza di area itu.
Menurutnya, Komisi D DPRD akan segera memanggil Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) terkait penjelasan revitalisasi kawasan selatan Monas itu.
Baca juga : Pemprov DKI: Penebangan 205 Pohon di Monas Tidak Kurangi RTH
"Yang saya tahu Monas itu Cagar Budaya, tidak bisa sembarangan seperti itu. Hari ini saya sudah meminta kepada Komisi D yang membidangi pembangunan untuk merespons penebangan pohon tersebut dan melihat masterplan pembangunan yang dilaksanakan," tandas Prasetyo.
Senada, Sekretaris Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi PDI Perjuangan, Pandapotan Sinaga meminta agar proyek revitalisasi tersebut dihentikan lantaran anggaran yang digunakan dari APBD 2019.
"Disetop dulu ini kerjaan (revitalisasi Monas). Tidak ada pekerjaan anggaran 2019 dikerjakan di 2020. Saya minta ini disetop," tegas Pandapotan di kawasan Selatan Monas hari ini. (OL-7)
Cari tempat ngabuburit di Jakarta? Monas tetap buka selama Ramadhan 2026! Simak jadwal terbaru kunjungan tugu dan data wisatawan mancanegara selengkapnya
Guna memfasilitasi antusiasme masyarakat, pengelola Monas memberlakukan perpanjangan jam operasional kawasan serta menyajikan atraksi visual khusus pada Senin (16/2) dan Selasa (17/2).
Pemprov DKI gelar Perayaan Imlek Jakarta 2026 sepanjang Februari–Maret di Bundaran HI, Monas, TMII hingga Kota Tua untuk dorong pariwisata.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
Penyediaan fasilitas lift chair di Monumen Nasional t diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, serta pengunjung yang membutuhkan bantuan akses saat menaiki tangga.
Sebanyak 8.263 wisatawan mengunjungi kawasan Monumen Nasional (Monas) pada hari pertama tahun 2026 hingga siang hari
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved