Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mengkritisi molornya penyelesaian normalisasi Kali Sunter. Hal itu ia sampakan saat menyambangi Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (4/1). Dalam kunjungannya tersebut, Wibi menyebut warga sekitar sebenarnya
bersedia jika lahannya dibebaskan untuk program normalisasi.
"Kita mendapatkan penjelasan dari warga bahwa warga sendiri sudah bersedia untuk dibebaskan lahnnya, tapi kenapa proses pembayaran dan eksekusinya belum berjalan? Bahkan sempet ada yang sebagian sudah, namun sebagian belum berlanjut," ungkap Wibi saat ditemui di Cipinang Melayu, Sabtu (4/1).
Menurut Wibi, DPRD DKI Jakarta melalui Badan Anggaran telah menyetujui anggaran penanganan banjir yang diminta oleh eksekutif. Dalam APBD tahun 2020 sendiri, anggaran tersebut disetujui sebesar Rp1,5 triliun.
"Jadi what's the problem? Apa masalahnya lagi? Ya lakukan dong, eksekusi dong. Jangan menunggu ada korban jiwa dulu, baru kita bergerak. Ini yang menjadi kekecewaan saya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta," katanya.
Adapun anggaran penanganan banjir pada 2019 lebih tinggi dibanding tahun ini, yakni mencapai Rp1,7 triliun. Namun anggaran tersebut tidak terserap maksimal karena terkendala proses pembebasan lahan. Kendala utamanya, jelas Wibi, setiap pembebasan lahan tidak langsung dilanjutkan dengan proses pembangunan normalisasi.
"Akhirnya wilayah tersebut dihuni kembali setelah dibebaskan. Jadi nggak selesai-selesai. Penyelesainnya harus secara komprehensif. jadi Jangan pembebasan sendiri, pembangunan sendiri. Ya namanya setiap ada lahan kosong pasti ada manusia yang nempatin," tegas Wibi.
Lebih jauh, Wibi berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun sistem pengendalian terhadap bencana luar biasa. Wibi menyebut pemerintah tidak boleh gagap menghadapi bencana, sekalipun terjadi saat hari libur, seperti Tahun Baru.
"Yang masalah (meninggal) tersengat listrik, ini kan mengecewakan kita. Kenapa bisa PLN tidak mematikan daam keadaan status banjir luar biasa itu, listrik harus shut down bagaimanapun itu," terangnya. (OL-8)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved