Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12.491 warga Jakarta masih menempati pengungsian akibat banjir.
Jumlah pengungsi ini diketahui berkurang. Sebelumnya, pada 1 Januari lalu, jumlah pengungsi mencapai 31.232 orang di lima wilayah ibu kota.
Jumlah tersebut tersebar di 269 lokasi pengungsian.
"Pagi ini jumlah pengungsi 12.491 orang," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Iwan Ibrahim saat dikonfirmasi, Jumat (3/1).
Baca juga: Kemenkes Terjunkan 11 Tenaga Kesehatan untuk Banjir Jabodetabek
Jumlah lokasi pengungsian pun sudah berkurang cukup banyak yakni menjadi 84 titik pengungsian.
Hal ini disebabkan banjir yang sudah surut dan warga pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.
Sementara itu, pengungsi paling banyak berada di wilayah Jakarta Timur 5.412 orang. Wilayah dengan pengungsi terbanyak kedua adalah Jakarta Selatan sebanyak 3.254 orang. (OL-2)
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved