Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di sejumlah wilayah Kota Depok, Jawa Barat, seperti di Tapos, Cipayung, Pasir Putih, Bojong Sari, Cinere, dan Citayam, mulai surut. Namun, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok mengingatkan warga agar tetap siaga potensi cuaca ekstrem hingga tiga hari ke depan.
"Memang sebagian warga sudah mulai melakukan pembersihan rumah terutama di Kawasan Cinere. Tapi, anggota Pemadam dan Penanggulangan Bencana masih siaga melihat peringatan dini yang telah dikeluarkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)," ucap Perwira Pelaksana Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Depok Merdi Setiawan, Rabu (1/1).
Pantauan Dinas Pemadam, kondisi banjir terparah terjadi di wilayah Perumahan Bukit Cengkeh, Tapos, berangsur surut. Diikuti, perbatasan Cipayung dan Pasir Putih.
Baca juga: Ini Rincian Titik Banjir di Jabodetabek
"Untuk di situ (perbatasan Cipayung dan Pasir Putih), masih banjir tapi tidak seperti kemarin kedalamannya hampir 2 meter. Sekarang sekitar 1 meter. Karena ada longsoran dari gunung sampah, juga air sungai yang meluap," katanya.
Merdi mengakui bencana banjir terjadi merata di seluruh kecamatan di kota berjuluk Seribu Belimbing itu. Karenanya, seluruh komponen bencana masih siap siaga. Ia juga mengimbau warga yang tinggal di pinggir sungai dan lokasi yang rentan terjadinya pergerakan tanah agar segera mengungsi karena kondisi cuaca bisa berubah.
"Kemungkinan besar cuaca ekstrem akan kembali melanda diharapkan mengungsi dari sekarang agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya. (OL-2)
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved