Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Syakir Purnomo membenarkan pihaknya sempat mengusulkan Adhyaksa Dault dan Nurmansyah Lubis sebagai calon wakil gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno.
"Betul, kami mengajukan dua nama baru pada bulan Agustus 2019 karena usulan dua nama lama tidak ditindaklanjuti oleh DPRD. Itu sebagai upaya alternatif," kata Syakir kepada Media Indonesia, Jakarta, Minggu (10/11).
Namun, dua nama tersebut ditolak Partai Gerindra, sehingga dua nama cawagub awal kembali bersaing meraih kursi wagub. Dua nama calon wagub DKI lama ialah mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Agung Yulianto.
"Tapi ternyata usulan baru tersebut tidak mendapat sign (persetujuan) dari pimpinan Gerindra sehingga usulan baru tersebut batal dan berarti pula dua nama yang lama tetap berlaku," jelas Syakir.
Baca juga: Adhyaksa Beri Dukungan kepada Sofyan Basir di Sidang Tuntutan
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco membeberkan PKS sempat menyodorkan nama Adhyaksa Dault dan Nurmansyah Lubis. Pernyataan tersebut merespon lantaran Gerindra disebut tidak memiliki etika politik oleh Ahmad Syaikhu.
"Agustus 2019, PKS telah mengirim surat kepada Gerindra untuk mengganti nama calon dengan dua nama yaitu Adhyaksa Dault dan Nurmansyah Lubis. Namun, baru seminggu kemudian surat tersebut ditarik kembali," kata Dasco.(OL-5)
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved